Warga NU Panguragan Gelar Aksi Tolak Dugaan Penjualan Tanah Gedung MWC

Senin, 25 May 2026 08:16
    Bagikan  
Warga NU Panguragan Gelar Aksi Tolak Dugaan Penjualan Tanah Gedung MWC
Ringkas Media

Warga NU Panguragan menggelar aksi solidaritas menolak dugaan jual beli tanah gedung MWC NU, Minggu (24/5/2026).

RINGKASNEWS.ID - Warga Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon, menggelar aksi solidaritas terkait dugaan jual beli tanah gedung Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Panguragan, Minggu (24/5/2026).

Aksi diawali dengan berkumpul di halaman gedung MWC NU Panguragan. Massa kemudian berjalan kaki menuju Balai Desa Panguragan Kulon sambil membawa spanduk berisi penolakan terhadap dugaan penjualan tanah gedung tersebut.

Dalam aksi itu, warga membawa sejumlah tuntutan. Salah satu spanduk bertuliskan penolakan penjualan tanah gedung MWC NU yang disebut sebagai rumah bersama warga NU Panguragan.

Namun saat tiba di kantor desa, massa tidak menemui pihak pemerintah desa karena hari libur. Warga akhirnya hanya memasang spanduk berukuran besar di sekitar lokasi sebagai bentuk protes.

Tokoh NU Panguragan, Didi Supriyadi mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas warga NU atas persoalan yang disebut melibatkan oknum Kuwu Panguragan Kulon.

Menurut dia, warga merasa prihatin karena gedung MWC NU selama ini digunakan untuk kegiatan organisasi dan kepentingan masyarakat sekitar.

“Kami warga NU Panguragan merasa sangat prihatin atas dugaan jual beli tanah gedung MWC NU Panguragan,” kata Didi.

Ia menjelaskan, upaya mediasi sebenarnya sudah beberapa kali dilakukan. Namun hingga kini belum ada titik temu antara pihak-pihak terkait.

Didi berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk membantu menyelesaikan persoalan tersebut agar tidak berlarut-larut.

“Kami masih mengedepankan solusi damai demi menjaga kondusifitas wilayah. Tapi kalau tidak ada tanggapan atau solusi, kami siap menggelar aksi yang lebih besar,” ujarnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Warga NU Panguragan Gelar Aksi Tolak Dugaan Penjualan Tanah Gedung MWC
Konflik Ahmad Bahar dan Hercules Berlanjut ke Ranah Hukum
Muatan Ayam Berserakan di Jalan Pramuka Kota Cirebon, Lalu Lintas Sempat Terganggu
Bobotoh dan KNPI Apresiasi Polisi Kawal Perayaan Juara Persib di Kota  Cirebon
Satu Penumpang Tewas dalam Kecelakaan Bus dan Truk di Tol Cipali Cirebon
UGJ Cirebon Cetak 704 Lulusan Baru, Siap Bersaing di Dunia Kerja dan Era Digital
Santika Premiere Linggarjati Buka Lapangan Pickleball untuk Tamu dan Umum
7Dunia Rilis Single “Seandainya Engkau Tahu”, Tembus Ratusan Ribu Views di YouTube
Program Weight Loss Challenge di KAI Daop 3 Cirebon Berlangsung Delapan Minggu
Antisipasi Peredaran Narkoba, Lapas Narkotika Cirebon Pasang Jammer Sinyal
Herman Khaeron Sebut APBN 2027 Jadi Alat Lindungi Rakyat
Cirebon Power Salurkan 58 Hewan Kurban dan Buka Pelatihan Kerja untuk Warga
Perlintasan Liar di Patokbeusi Subang Ditutup KAI Daop 3 Cirebon
Dapur SPPG Kalijaga Kota Cirebon Tuai Kritik soal Kebersihan dan IPAL
HUT ke-80 Kodam III/Siliwangi, Prajurit TNI Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kesenden
Rumah Warga di Dukuh Semar Terbakar Usai Hujan Deras Guyur Kota Cirebon
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Promo Libur Panjang dan Kuliner Khas Daerah
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dorong Semangat Belajar Lewat Penyaluran PIP
422 Atlet Kabupaten Cirebon Jalani Tes Fisik Jelang PORPROV Jabar 2026
Kuwu Luwung Kencana Bantah Isu Korupsi Dana Desa, Sebut Sudah Diperiksa Inspektorat