Banyak WP Terdaftar di Luar Daerah, DJP dan Pemkab Indramayu Cari Jalan Keluar

Sabtu, 11 Apr 2026 11:06
    Bagikan  
Banyak WP Terdaftar di Luar Daerah, DJP dan Pemkab Indramayu Cari Jalan Keluar
Ist

Kanwil DJP Jabar II bersama Pemkab Indramayu bahas optimalisasi penerimaan pajak daerah.

RINGKASNEWS.ID - Penerimaan pajak di Kabupaten Indramayu belum sepenuhnya mencerminkan aktivitas ekonomi yang berlangsung di lapangan. Salah satu penyebabnya, banyak wajib pajak (WP) yang beroperasi di daerah ini justru terdaftar di luar wilayah.

Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam audiensi antara Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Barat II dan Pemerintah Kabupaten Indramayu yang digelar di Kantor Bupati Indramayu, beberapa waktu lalu.

Kepala Kanwil DJP Jawa Barat II, Hestu Yoga Saksama mengatakan, fenomena ini berdampak langsung pada penerimaan pajak daerah, terutama dari sektor Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21.

“Secara aturan, wajib pajak memang terdaftar sesuai domisili yang tercantum dalam akta. Namun dalam praktiknya, ada aktivitas usaha yang berjalan di Indramayu, sementara administrasi perpajakannya berada di daerah lain,” ujar Hestu, dalam keterangannya, Sabtu (11/4).

Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat setoran pajak tidak masuk ke wilayah tempat kegiatan ekonomi berlangsung.

“Akibatnya, penerimaan pajak di Indramayu, khususnya dari PPh Pasal 21, belum optimal karena setoran mengikuti lokasi administrasi,” katanya.

Fenomena ini terjadi pada sejumlah wajib pajak besar, mulai dari sektor perbankan, perangkat daerah, hingga industri perminyakan. Selain itu, pelaku usaha di kawasan industri Losarang juga banyak yang menjalankan operasional di Indramayu, tetapi memiliki kantor pusat di luar daerah.

Untuk mengatasi hal itu, DJP mendorong pendekatan persuasif kepada wajib pajak agar memindahkan administrasi perpajakannya ke wilayah Indramayu.

“Jika terdapat manajemen atau aktivitas signifikan di Indramayu, kami akan melakukan pendekatan agar administrasi perpajakan bisa dipindahkan ke KPP Pratama Indramayu,” ucap Hestu.

Menurut dia, langkah tersebut perlu didukung oleh pemerintah daerah melalui kemudahan layanan dan perizinan bagi pelaku usaha.

“Dengan dukungan itu, perpindahan administrasi menjadi lebih relevan dan menarik secara administratif bagi wajib pajak,” tambahnya.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menyatakan pemerintah daerah siap berkolaborasi untuk mengatasi persoalan tersebut. Ia menilai optimalisasi pajak penting untuk mendukung pembangunan daerah.

“Kami siap mendukung langkah DJP, termasuk mendorong pelaku usaha agar kontribusi pajaknya bisa lebih optimal bagi Indramayu,” ujar Lucky.

Sebagai tindak lanjut, DJP dan Pemerintah Kabupaten Indramayu sepakat memperkuat koordinasi, melakukan pemetaan wajib pajak yang terdaftar di luar daerah, serta menggali potensi perpajakan di sektor industri dan perdagangan. 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Banyak WP Terdaftar di Luar Daerah, DJP dan Pemkab Indramayu Cari Jalan Keluar
Dibubarkan Warga, Dua Pelajar di Cirebon Terjatuh Saat Kabur, Polisi: Bukan Tawuran
Resmob Polres Cirebon Kota Bekuk Penculik Anak di Toko Milik Pelaku
Sempat Hilang Dua Hari, Bocah Perempuan di Kota Cirebon Ditemukan dengan Luka di Kaki
KAI Daop 3 Cirebon: Jalur Bumiayu Kembali Normal Usai Anjlok
DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Infrastruktur Jalan dalam Pembahasan LKPJ
Kereta Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Perjalanan KA Dialihkan dan Dibatalkan
Truk Tangki Air Oleng di Jalan Sudirman Kota Cirebon, Satu Tewas dan Tujuh Luka
Sekolah Lima Hari di SD Kota Cirebon Dimulai, DPRD Wanti-wanti Kesiapan
Fadli Zon Tinjau Gedung Kesenian di Cirebon, Siap Didorong Jadi Pusat Budaya
Kecelakaan di Flyover Pegambiran, Dua Pemudik Asal Tegal Meninggal Dunia
Intel Kodim 0614 Cirebon Ringkus Pengedar Sinte di Drajat Usai Aksi Kejar-kejaran
Pria Meninggal Dunia di Kamar Kos Kedawung, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Kekerasan
Kuasa Hukum Ono Surono Angkat Bicara Soal Penggeledahan KPK
"Kulanun–Mangga" Diluncurkan, Dedi Mulyadi Soroti Identitas Budaya dan Pembangunan Cirebon
DPRD Kabupaten Cirebon: Hari Jadi ke-544 Jadi Momen Refleksi Pembangunan Daerah
371 Ribu Penumpang Gunakan KA di Daop 3 Cirebon Selama Lebaran 2026
Hari Jadi ke-544, DPRD Kabupaten Cirebon Resmikan Salam Khas “Kulanun–Mangga”
Polres Cirebon Kota Ungkap Jaringan Obat Ilegal, Pelaku Diciduk di Tiga Lokasi
Penerimaan Pajak Digital Tembus Rp48,11 Triliun hingga Februari 2026
RINGKAS RADIO NET