Dibubarkan Warga, Dua Pelajar di Cirebon Terjatuh Saat Kabur, Polisi: Bukan Tawuran

Jumat, 10 Apr 2026 19:37
    Bagikan  
Dibubarkan Warga, Dua Pelajar di Cirebon Terjatuh Saat Kabur, Polisi: Bukan Tawuran
Ist

Dua pelajar mendapat penanganan medis usai terjatuh saat kabur dari kerumunan yang dibubarkan warga.

RINGKASNEWS.ID - Dua pelajar di Kota Cirebon mengalami luka setelah terjatuh dari sepeda motor saat berusaha kabur dari lokasi kerumunan yang dibubarkan warga, Jumat (10/4/2026) siang.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di kawasan Jalan Ahmad Yani By Pass, tepat di depan salah satu SMP negeri. Warga yang melihat adanya kerumunan pelajar diduga hendak tawuran langsung bergerak membubarkan mereka.

Situasi mendadak berubah panik. Para pelajar yang berada di lokasi berhamburan melarikan diri untuk menghindari warga. Dalam kondisi tergesa-gesa itulah, dua pelajar terjatuh dari sepeda motor yang mereka tumpangi.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur, AKP Juntar Hutasoit, memastikan kejadian tersebut bukan merupakan aksi tawuran. Menurutnya, tidak ditemukan adanya bentrokan ataupun aksi kekerasan antar pelajar.

“Dari hasil pengecekan di lokasi dan keterangan para saksi, tidak ada tawuran. Korban mengalami luka karena terjatuh saat berusaha melarikan diri,” jelasnya.

Kedua korban yang masih berusia 13 tahun itu langsung mendapat pertolongan dari warga sekitar. Mereka kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, dengan didampingi orang tua masing-masing.

Salah satu saksi, Wim Sugianto, mengaku awalnya melihat kerumunan pelajar di sekitar depan kantor BBWS Cimanuk Cisanggarung. Ia bersama warga lain kemudian berinisiatif membubarkan kerumunan tersebut untuk mencegah terjadinya bentrokan.

“Kami khawatir terjadi tawuran, jadi langsung dibubarkan. Mereka langsung kabur,” ucapnya.

Hal serupa disampaikan Andi Teni Putri, pemilik warung di dekat lokasi kejadian. Ia sempat berteriak agar para pelajar membubarkan diri. “Mereka langsung lari panik, tidak ada yang saling serang,” katanya.

Sementara itu, Rizky Kurniawan yang bertugas sebagai petugas keamanan di sekitar lokasi juga membenarkan adanya pelajar yang terjatuh saat situasi ricuh karena pembubaran warga.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan keterangan saksi.

Dari hasil pemeriksaan medis, kedua pelajar hanya mengalami luka lecet di bagian wajah dan tubuh akibat benturan saat terjatuh, bukan karena kekerasan.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, mengimbau para pelajar agar tidak terlibat aksi tawuran yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Ia juga mengingatkan orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak, terutama di luar jam sekolah. “Jika menemukan potensi gangguan, segera laporkan melalui layanan Polisi 110 agar cepat ditangani,” tandasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Dibubarkan Warga, Dua Pelajar di Cirebon Terjatuh Saat Kabur, Polisi: Bukan Tawuran
Resmob Polres Cirebon Kota Bekuk Penculik Anak di Toko Milik Pelaku
Sempat Hilang Dua Hari, Bocah Perempuan di Kota Cirebon Ditemukan dengan Luka di Kaki
KAI Daop 3 Cirebon: Jalur Bumiayu Kembali Normal Usai Anjlok
DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Infrastruktur Jalan dalam Pembahasan LKPJ
Kereta Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Perjalanan KA Dialihkan dan Dibatalkan
Truk Tangki Air Oleng di Jalan Sudirman Kota Cirebon, Satu Tewas dan Tujuh Luka
Sekolah Lima Hari di SD Kota Cirebon Dimulai, DPRD Wanti-wanti Kesiapan
Fadli Zon Tinjau Gedung Kesenian di Cirebon, Siap Didorong Jadi Pusat Budaya
Kecelakaan di Flyover Pegambiran, Dua Pemudik Asal Tegal Meninggal Dunia
Intel Kodim 0614 Cirebon Ringkus Pengedar Sinte di Drajat Usai Aksi Kejar-kejaran
Pria Meninggal Dunia di Kamar Kos Kedawung, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Kekerasan
Kuasa Hukum Ono Surono Angkat Bicara Soal Penggeledahan KPK
"Kulanun–Mangga" Diluncurkan, Dedi Mulyadi Soroti Identitas Budaya dan Pembangunan Cirebon
DPRD Kabupaten Cirebon: Hari Jadi ke-544 Jadi Momen Refleksi Pembangunan Daerah
371 Ribu Penumpang Gunakan KA di Daop 3 Cirebon Selama Lebaran 2026
Hari Jadi ke-544, DPRD Kabupaten Cirebon Resmikan Salam Khas “Kulanun–Mangga”
Polres Cirebon Kota Ungkap Jaringan Obat Ilegal, Pelaku Diciduk di Tiga Lokasi
Penerimaan Pajak Digital Tembus Rp48,11 Triliun hingga Februari 2026
Selama Lebaran 2026, KAI Catat 171 Kereta Melintas Tiap Hari di Cirebon
RINGKAS RADIO NET