Dugaan Kekerasan Seksual Siswi SMA di Dukupuntang Cirebon, Keluarga Minta Polisi Segera Proses Kasus

Senin, 20 Apr 2026 16:17
    Bagikan  
Dugaan Kekerasan Seksual Siswi SMA di Dukupuntang Cirebon, Keluarga Minta Polisi Segera Proses Kasus
Ist

Perwakilan keluarga korban menunjukkan bukti laporan resmi dugaan kekerasan seksual, Senin (20/4/2026).

RINGKASNEWS.ID - Kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa seorang siswi SMA di wilayah Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, kini memasuki tahap pelaporan ke kepolisian.

Di tengah proses itu, keluarga korban berharap penanganan bisa segera berjalan, mengingat kondisi korban yang disebut masih berada dalam tekanan.

Laporan terkait kasus ini telah disampaikan ke Polresta Cirebon pada 17 April 2026. Keluarga menilai langkah hukum menjadi pilihan setelah upaya penyelesaian secara kekeluargaan tidak menemukan jalan keluar.

Perwakilan keluarga korban, Suhanan, mengatakan keputusan melapor diambil demi memberikan perlindungan kepada korban sekaligus mencegah dampak yang lebih luas.

“Kami sudah menempuh jalur hukum karena situasinya tidak memungkinkan diselesaikan secara kekeluargaan. Harapannya, kasus ini bisa segera diproses,” ujar Suhanan, Senin (20/4/2026).

Ia mengungkapkan, sebelum laporan dibuat, keluarga sempat mencoba berkomunikasi dengan pihak terduga pelaku. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil, bahkan korban disebut masih mengalami tekanan, termasuk ancaman yang berkaitan dengan penyebaran foto pribadi.

“Kondisi ini tentu membuat korban semakin tertekan. Kami ingin ada kepastian agar situasi tidak berlarut,” katanya.

Keluarga juga menyebut, dugaan peristiwa asusila terjadi lebih dari satu kali dalam kurun waktu awal 2026. Hal itu menjadi alasan lain bagi keluarga untuk segera membawa kasus ini ke ranah hukum.

Saat ini, selain menunggu proses dari kepolisian, keluarga juga berupaya memastikan korban mendapatkan pendampingan, termasuk dari sisi psikologis.

“Kami berharap prosesnya bisa segera berjalan. Yang utama, korban merasa aman dan tidak ada lagi tekanan,” ucap Suhanan.

Keluarga berharap aparat penegak hukum dapat segera menindaklanjuti laporan yang telah masuk, agar kasus ini mendapat kejelasan dan penanganan yang sesuai.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

IPB University dan UNU Cirebon Kenalkan Teknologi Swarm Aerator untuk Budidaya Perikanan
Fakhira Alyssa Quinn Borong Penghargaan di Acara Kelulusan SDN Sadagori 1
Di Usia ke-599 Tahun, Cirebon Siap Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
DEN Nilai Cirebon Power Layak Jadi Contoh Pengelolaan PLTU di Indonesia
SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal Bersama Instansi dan Insan Media
Tiga Jukir dan 51 Kendaraan Terjaring Razia Parkir Liar di Depan CSB Mall
Hari Jadi Cirebon ke-599 Hadirkan Agenda Budaya, UMKM, hingga Porsenitas XIII
Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon
DJP Rilis PP 20 Tahun 2026, Ini Perubahan untuk Pajak UMKM
Ada Diskon Tiket Kereta di Songlist Festival Cirebon, Ini Syaratnya
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Heritage Week 2026 untuk Angkat Budaya Lokal
Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Curanmor dan Penadahan Antarprovinsi
Kota Cirebon Sabet Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri
Kodim 0614/Kota Cirebon Perkenalkan Kompi Produksi ke Mahasiswa Pertanian UGJ
Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik
SMSI Kota Cirebon dan BI Bahas Peran Media dalam Informasi Ekonomi
Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan
DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran
Petani Sulit Pupuk, Nelayan Mengeluh Hasil Tangkapan Menurun, Jadi Sorotan Warga NU Cirebon