Visi "Cirebon Remaja": Dani-Fitria Siap Bawa IPM ke Level Lebih Unggul dan Wujudkan Pendidikan Gratis

Kamis, 31 Oct 2024 10:03
    Bagikan  
Visi "Cirebon Remaja": Dani-Fitria Siap Bawa IPM ke Level Lebih Unggul dan Wujudkan Pendidikan Gratis
Ringkas Media

Debat Perdana Pilkada Kota Cirebon: Dani-Fitria Prioritaskan Pendidikan Gratis dan IPM Lebih Unggul.

RINGKASNEWS.ID - Pasangan calon Wali Kota Cirebon nomor urut 1, Dani Mardani dan Fitria Pamungkaswati, mengungkapkan tekad mereka untuk meningkatkan sektor pendidikan dalam debat publik pertama Pilkada Kota Cirebon 2024. 

Komitmen mereka untuk pendidikan disampaikan dengan tema "Transformasi Tata Kelola Pemerintahan yang Baik" pada acara debat yang berlangsung di Hotel Prima, Rabu (30/10/2024) malam.

Dani memaparkan pentingnya peningkatan Indeks Prestasi Manusia (IPM) sebagai salah satu kunci untuk mencapai visi mereka, 

"Cirebon Remaja" yang berarti Religius, Maju, dan Sejahtera. Dani dan Fitria berjanji akan mengupayakan sekolah gratis bagi seluruh warga Kota Cirebon sebagai bentuk komitmen mereka terhadap pendidikan berkualitas.

Pada kesempatan itu, Dani juga mengkritisi angka IPM Kota Cirebon yang saat ini tercatat pada angka 74,46 persen. 

"Kami optimis dapat membawa IPM Kota Cirebon ke tingkat yang lebih unggul agar kualitas hidup dan pendidikan di Kota Cirebon meningkat," jelas Dani.

Pasangan yang diusung oleh PAN dan PDIP ini menyatakan rencana mereka untuk meningkatkan alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari APBD Kota Cirebon. 

Dani juga menyoroti bahwa dana BOS saat ini masih rendah, hanya Rp130 ribu per anak per tahun.

"Kami berkomitmen untuk meningkatkan anggaran tersebut menjadi minimal Rp500 ribu per anak per tahun untuk mengurangi beban biaya pendidikan bagi orang tua," katanya.

Terkait kebijakan seragam gratis yang dijanjikan oleh pasangan calon nomor urut 2, Dani menekankan pentingnya mengutamakan pendidikan gratis melalui BOS yang mencukupi. 

"Kami akan fokus pada program beasiswa untuk siswa rawan putus sekolah, bukan pada pengadaan seragam gratis bagi seluruh siswa," ujar Dani.

Dani juga menyoroti tantangan APBD di masa pemulihan ekonomi pasca pandemi.

"Kebutuhan dasar masyarakat akan lebih tepat sasaran melalui program pendidikan gratis dan beasiswa bagi keluarga kurang mampu," ucapnya.

Di akhir pernyataan, Dani-Fitria menyampaikan harapan mereka untuk mengubah Kota Cirebon menjadi kota yang lebih baik.

"Dengan pemerintahan yang bersih dan berdaya saing tinggi, sesuai dengan visi besar kami untuk masa depan Kota Cirebon," tandasnya.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi
Kepala SDN Nusantara Jaya Klarifikasi Isu MPLS, Seragam dan Buku Dipastikan Tanpa Pungutan
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental