Sekda Minta Partisipasi Aktif Masyarakat Kabupaten Cirebon pada Pilkada 2024

Sabtu, 15 Jun 2024 10:17
    Bagikan  
Sekda Minta Partisipasi Aktif Masyarakat Kabupaten Cirebon pada Pilkada 2024
Ist

Peserta Rapat Tim Desk Pilkada 2024

RINGKASNEWS.ID - Menjelang pelaksanaan Pilkada serentak, Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Rapat Koordinasi Tim Desk Pilkada 2024 guna meningkatkan partisipasi aktif masyarakat.

Peserta Rapat Tim Desk Pilkada 2024 terdiri dari kepala badan, dinas, camat, serta unsur Forkopimda.

Sekda Kabupaten Cirebon, Hilmy Riva’i menyampaikan, rapat ini bertujuan untuk menyatukan persepsi, memantapkan strategi, serta meningkatkan sinergitas antar lembaga.

"Rapat ini juga untuk memastikan semua tahapan Pilkada di Kabupaten Cirebon terselenggara dengan baik dengan meningkatnya partisipasi aktif masyarakat," kata Hilmy, Jumat (14/6/2024).

Salah satu poin yang dibahas, yakni berkaitan dengan penerapan strategi efektif, guna meningkatkan partisipasi pemilih agar menyalurkan hak suaranya.

"Sebab, pada Pilkada 2018 maupun Pemilu 2024, tingkat partisipasi pemilih baru mencapai 72 persen," ungkapnya.

Pihaknya berharap angka partisipasi masyarakat bisa lebih tinggi pada Pilkada serentak nanti, sehingga menghasilkan pemimpin terbaik yang bisa membawa kemajuan untuk Kabupaten Cirebon.

“Selain itu penting juga deteksi dini terhadap potensi kerawanan, terutama dalam aspek keamanan," tutur Hilmy.

Mengenai anggaran dana hibah untuk mendukung pelaksanaan Pilkada 2024, ia menyatakan, sekitar 40 persen sudah disalurkan dan sisanya dalam proses administratif.

“Kami berkomitmen untuk memastikan Pilkada berjalan aman. Tim Desk Pilkada 2024 Kabupaten Cirebon bisa bersinergi dengan melibatkan masyarakat,,” tandasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reyharp & Balawan Project Bawa Jazz Indonesia Bersinar di Panggung Dunia
Operasi Gabungan Kodim 0614 dan Polri, Titik Rawan Kriminal dan Balap Liar Jadi Sasaran
Hari Anak Nasional, 43 Anak Jajal Jadi General Manager Hotel Selama Sehari
Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi