Komisi IX Ajak Warga Cianjur Perhatikan Asupan Gizi Anak

Jumat, 20 Feb 2026 16:15
    Bagikan  
Komisi IX Ajak Warga Cianjur Perhatikan Asupan Gizi Anak
Ist

Komisi IX DPR RI bersama Badan Gizi Nasional berfoto bersama peserta usai kegiatan edukasi gizi di Cianjur, Minggu (15/2).

RINGKASNEWS.ID - Komisi IX DPR RI mengajak masyarakat Cianjur untuk lebih memperhatikan asupan gizi anak sebagai bagian dari upaya membangun generasi sehat dan berkualitas.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional di Yayasan Nurul Falah, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, Minggu (15/2).

Anggota Komisi IX DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfah, mengatakan pemenuhan gizi sejak dini menjadi langkah penting untuk mencegah stunting dan berbagai persoalan kesehatan anak lainnya.

“Anak-anak kita harus dipastikan mendapatkan asupan gizi yang cukup. Ini bagian dari ikhtiar menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh,” ujar Neng Eem.

Menurut dia, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan metode belajar, tetapi juga kondisi fisik serta kesehatan peserta didik. Anak dengan nutrisi yang terpenuhi dinilai lebih siap mengikuti proses pembelajaran.

Ia menambahkan, perhatian terhadap gizi tidak cukup dilakukan di sekolah saja, melainkan perlu dukungan orangtua di rumah melalui penerapan pola makan seimbang.

“Kita ingin ada kesadaran bersama, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga, bahwa gizi adalah fondasi utama tumbuh kembang anak,” katanya.

Selain berdampak pada kesehatan, upaya pemenuhan gizi juga dinilai dapat melibatkan pelaku usaha pangan di daerah. Kebutuhan bahan makanan untuk dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berpotensi membuka ruang partisipasi bagi petani, peternak, nelayan, hingga pedagang lokal.

Melalui kolaborasi tersebut, Komisi IX berharap perhatian terhadap asupan gizi anak di Cianjur semakin meningkat dan menjadi gerakan bersama demi kualitas generasi mendatang.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi