Melalui Apel Gelar Pasukan, Pj Wali Kota Pastikan Kesiapan Operasi Lilin Lodaya

Jumat, 20 Dec 2024 15:32
    Bagikan  
Melalui Apel Gelar Pasukan, Pj Wali Kota Pastikan Kesiapan Operasi Lilin Lodaya
Ist

Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lodaya 2024 Berlangsung di Halaman Belakang Balai Kota Cirebon, Jumat (20/12).

RINGKASNEWS.ID - Pemerintah Kota Cirebon menggelar apel gelar pasukan Operasi Lilin Lodaya 2024 di Halaman Balai Kota Cirebon pada Jumat (20/12/2024). 

Acara yang dipimpin oleh Pj Wali Kota Cirebon, Agus Mulyadi, ini juga disertai dengan pemusnahan minuman keras (miras) yang disita aparat dalam beberapa operasi sebelumnya.

Dalam sambutannya, Pj Wali Kota menyampaikan bahwa apel ini menandai kesiapan Kota Cirebon dalam menyambut libur Natal dan Tahun Baru 2024. 

"Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh personel siap menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat selama periode libur Nataru," ujarnya.

Sebagai kota strategis di jalur pantura, Cirebon diprediksi mengalami lonjakan volume kendaraan. Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan berbagai langkah antisipasi, termasuk pengaturan lalu lintas dan pengamanan jalur.

"Kami juga telah mempersiapkan strategi untuk mengatasi dampak dari Pilkada yang baru selesai, sehingga situasi tetap kondusif," tambahnya.

Pemusnahan miras yang dilakukan pada acara ini, menurut Pj Wali Kota, merupakan wujud komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib selama libur panjang.

"Miras ilegal adalah salah satu faktor pemicu gangguan keamanan, dan upaya penindakan ini menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah dan aparat keamanan," jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Muhammad Rano Hadiyanto menjelaskan, 427 personel telah disiagakan untuk mendukung Operasi Lilin Lodaya. 

Menurut Rano, personel akan ditempatkan di berbagai pos pengamanan, pelayanan, dan pengaturan lalu lintas yang tersebar di wilayah Cirebon.

“Kami juga melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk memaksimalkan rekayasa lalu lintas guna mencegah kemacetan,” ungkapnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi
Kepala SDN Nusantara Jaya Klarifikasi Isu MPLS, Seragam dan Buku Dipastikan Tanpa Pungutan
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi