Hapus Stigma, Tingkatkan Akses: Strategi Pemkot Cirebon Perangi HIV/AIDS

Rabu, 4 Dec 2024 14:15
    Bagikan  
Hapus Stigma, Tingkatkan Akses: Strategi Pemkot Cirebon Perangi HIV/AIDS
Ist

Menghadapi Lonjakan Kasus HIV/AIDS, Pemkot Cirebon Fokus pada Aksi Konkret.

RINGKASNEWS.ID - Kota Cirebon menghadapi tantangan besar dalam penanganan HIV/AIDS, dengan data menunjukkan 2.425 kasus HIV dan 932 kasus AIDS sejak 2006 hingga Oktober 2024. Prevalensi yang terus meningkat ini menjadi sorotan utama dalam peringatan Hari AIDS Sedunia tahun ini.

Pj Wali Kota Cirebon, Agus Mulyadi menyatakan bahwa perjuangan melawan HIV/AIDS memerlukan pendekatan yang lebih konkret. 

“Kita tidak bisa hanya bergantung pada seremoni. Angka-angka ini menunjukkan bahwa kita perlu langkah nyata untuk mengatasi ketidaksetaraan dalam akses layanan kesehatan,” tegasnya, Rabu (4/12/2024).

Untuk itu, Pemkot Cirebon berfokus pada program-program advokasi dan edukasi. Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah kampanye anti-stigma yang melibatkan tokoh masyarakat dan media lokal. 

"Pemerintah juga berupaya meningkatkan akses terhadap terapi antiretroviral (ARV) bagi ODHA, agar mereka dapat menjalani hidup sehat dan produktif," ungkapnya.

Sekretaris KPA Kota Cirebon, Sri Maryati menambahkan, kolaborasi berbagai pihak sangat penting sebab tantangan ini bukan hanya tugas pemerintah, namun sektor swasta, lembaga pendidikan, hingga masyarakat umum harus ikut terlibat.

"Melalui tema “Hak Setara untuk Semua, Bersama Kita Bisa,” Kota Cirebon menargetkan pencapaian "Three Zeros": tidak ada infeksi baru, tidak ada kematian akibat AIDS, dan tidak ada stigma serta diskriminasi," ujarnya.

Dengan pendekatan yang lebih terarah dan kolaboratif, diharapkan HIV/AIDS dapat ditekan, sehingga target bebas AIDS pada 2030 bisa tercapai.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reyharp & Balawan Project Bawa Jazz Indonesia Bersinar di Panggung Dunia
Operasi Gabungan Kodim 0614 dan Polri, Titik Rawan Kriminal dan Balap Liar Jadi Sasaran
Hari Anak Nasional, 43 Anak Jajal Jadi General Manager Hotel Selama Sehari
Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi