Perumda BPR Bank Cirebon Ditutup, OJK Cabut Izin Usaha

Senin, 9 Feb 2026 18:35
    Bagikan  
Perumda BPR Bank Cirebon Ditutup, OJK Cabut Izin Usaha
Dok.OJK

Petugas menempelkan pengumuman penutupan di kantor Perumda BPR Bank Cirebon setelah OJK resmi mencabut izin usaha bank tersebut.

RINGKASNEWS.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon. Dengan keputusan tersebut, bank milik pemerintah daerah yang beralamat di Jalan Talang Nomor 43, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon itu tidak lagi dapat menjalankan kegiatan perbankan.

Pencabutan izin usaha ditetapkan melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-12/D.03/2026 tertanggal 9 Februari 2026. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari keputusan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang sebelumnya memutuskan tidak melakukan penyelamatan terhadap bank tersebut.

OJK menyatakan keputusan diambil setelah melalui proses pengawasan dan evaluasi secara menyeluruh. Dalam proses itu, ditemukan sejumlah persoalan serius yang berkaitan dengan tata kelola dan pengelolaan bank.

Permasalahan yang teridentifikasi antara lain lemahnya penerapan prinsip kehati-hatian, manajemen risiko yang tidak memadai, serta ketidakpatuhan terhadap ketentuan perbankan. Kondisi tersebut berdampak langsung pada kesehatan keuangan bank dan mengganggu kelangsungan usahanya.

Perumda BPR Bank Cirebon sebelumnya telah berada dalam pengawasan khusus. Pada 2 Agustus 2024, OJK menetapkan bank tersebut dalam status Bank Perkreditan Rakyat Dalam Penyehatan (BDP) karena rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) berada di bawah 12 persen dan tingkat kesehatan bank dinilai tidak sehat.

Namun, upaya penyehatan tidak menunjukkan hasil yang memadai. OJK kemudian meningkatkan status pengawasan menjadi Bank Perkreditan Rakyat Dalam Resolusi (BDR) pada 1 Agustus 2025, setelah pengurus dan pemegang saham dinilai tidak mampu memperbaiki kondisi bank, khususnya dari sisi permodalan.

Berdasarkan keputusan LPS tertanggal 3 Februari 2026, lembaga tersebut memutuskan tidak menyelamatkan Perumda BPR Bank Cirebon dan meminta OJK mencabut izin usaha. Selanjutnya, LPS akan menjalankan proses likuidasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, mengatakan pencabutan izin usaha telah melalui pertimbangan yang matang dan dilakukan demi kepentingan bersama.

“Dengan menyebut nama Allah SWT, pada 9 Februari 2026 OJK menetapkan pencabutan izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon sebagai tindak lanjut dari permintaan LPS. Keputusan ini diambil demi kebaikan kita bersama,” ujar Agus dalam keterangannya, Senin (9/2).

Ia memastikan simpanan masyarakat tetap aman. Menurutnya, dana nasabah akan diproses pembayarannya oleh LPS sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Agus juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat menimbulkan kepanikan. Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga situasi tetap kondusif demi kepercayaan publik dan stabilitas perekonomian daerah.

OJK menegaskan akan terus menjalankan perannya dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan melindungi kepentingan konsumen. Adapun masyarakat yang membutuhkan informasi terkait penjaminan simpanan dapat menghubungi Pusat Layanan Informasi (Puslinfo) LPS melalui nomor 154, telepon 021-39525070, atau WhatsApp 0811-1154-154.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Modus Tukar Kartu ATM, Sindikat Lintas Daerah Gasak Uang Nasabah di Cirebon
Warga Tumpah Ruah Saksikan Kirab Mahkota Binokasih di Kota Cirebon
Warung di Pandesan Cirebon Dirusak Geng Motor, Dua Orang Ditangkap
Sempat Dikira Istirahat, Pria di Trotoar Tuparev Ternyata Sudah Meninggal
Dandim 0614/Kota Cirebon Dibuat Kaget Sesaat Setelah Pulang Dinas, Ternyata Ini Penyebabnya
Kota Cirebon Jadi Tuan Rumah Milangkala Tatar Sunda, 27 Daerah di Jabar Ikut Kirab Budaya
Usai Baca Ikrar Bersama, Petugas Lapas Narkotika Cirebon Langsung Geledah Kamar Hunian
Warga Desa Bulak Pertanyakan Dana Kompensasi Pemasangan Tiang Internet
Korean Food Festival di Hotel Santika Premiere Linggarjati Sajikan Menu Khas Korea Sepuasnya
Polisi Larang Nobar Persib dan Persija di Kota Cirebon, Ternyata Ini Pemicunya
Reses DPR RI, Kardaya Pastikan Ketersediaan Beras di Indramayu–Cirebon Aman
Peringati Hari Buruh, Ketua DPRD Cirebon Siap Kawal Aspirasi Pekerja
Setelah Dua Hari Pencarian, Bocah Hanyut di Kriyan Ditemukan di Pesisir Kesunean
Wakil Kepala Daerah Kerap Tersisih, Ahli Hukum Soroti Celah Aturan
Pansus I DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Produk Hukum Daerah
Mayat Pria Ditemukan di Selokan Mundu, Warga Sempat Cium Bau Menyengat
Bocah di Cirebon Hanyut di Sungai Kriyan Saat Bermain, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Resmi Jabat Sekda Kota Cirebon, Iing Daiman Bidik Penguatan Sistem dan SDM
Rumah Warga Banyak Ambruk, DPRD Soroti Lambannya Respons Pemkot Cirebon
PMK 28/2026 Terbit, Pengembalian Pajak Kini Lebih Cepat