Hari Antikorupsi 2024: OJK Perkuat Strategi Anti-Fraud di Sektor Keuangan

Rabu, 18 Dec 2024 08:47
    Bagikan  
Hari Antikorupsi 2024: OJK Perkuat Strategi Anti-Fraud di Sektor Keuangan
Ist

Hadirkan Sistem SiPelaku, OJK Tegaskan Komitmen Antikorupsi.

RINGKASNEWS.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi di sektor jasa keuangan melalui berbagai langkah strategis. 

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024 yang mengusung tema “Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju”. 

Mahendra mengungkapkan, OJK telah menerbitkan Peraturan OJK tentang Strategi Anti-Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan dan sedang menyelesaikan pengembangan sistem informasi SiPelaku. 

Sistem ini akan mencatat riwayat pelanggaran fraud individu maupun entitas, sehingga pelaku sektor jasa keuangan dapat menghindari kerja sama dengan pihak yang memiliki rekam jejak buruk. 

“SiPelaku adalah sistem informasi tentang riwayat fraud. Mirip seperti SLIK yang mencatat riwayat kredit, SiPelaku akan menjadi alat penting untuk menjaga integritas industri,” ujar Mahendra, Selasa (17/12). 

Selain itu, OJK juga memperkuat sinergi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mencegah tindak pidana korupsi, termasuk melalui pengendalian gratifikasi internal bagi pegawai dan keluarga besar OJK. 

Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena, menambahkan bahwa OJK telah menerapkan strategi antikecurangan berbasis empat pilar: assess, prevent, detect, dan respond. 

"Pada 2024, seluruh satuan kerja OJK berhasil meraih sertifikasi ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)," jelas Sophia. 

Acara yang berlangsung secara hybrid ini diikuti oleh lebih dari 3.000 peserta, termasuk pegawai OJK, perwakilan lembaga jasa keuangan, kementerian/lembaga, dan akademisi. 

Dalam kesempatan tersebut, OJK juga mengumumkan pemenang OJK Integrity Award 2024 sebagai bentuk apresiasi terhadap satuan kerja yang aktif mendukung penguatan integritas.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Oknum Ketua Puskesos Galagamba Diduga Pungli Cetak Kartu BPJS
Dugaan Kekerasan Seksual Siswi SMA di Dukupuntang Cirebon, Keluarga Minta Polisi Segera Proses Kasus
KLB Campak di Kota Cirebon, DPRD Desak Respons Cepat Pemerintah
Sejumlah Pejabat Lapas Narkotika Cirebon Berganti, Ini Tujuannya
Berulang Kali Ditertibkan, Parkir Liar di Kota Cirebon Masih Saja Membandel
Bukan Sekadar Tradisi, Halalbihalal Urang Sumedang di Cirebon Jadi Penguat Kebersamaan
Harga BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Beban Masyarakat Kembali Bertambah
Warga Masih Kerap Beraktivitas di Rel, KAI Ingatkan Soal Keselamatan
Warga Suranenggala Cirebon Digegerkan Penemuan Mayat Pria di Tepi Laut
Tak Ada Ampun, Pelanggaran HP dan Narkoba di Lapas Cirebon Diancam Sanksi Pidana
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Terseret Kasus Tambang Nikel
Triwulan I 2026, Penumpang Kereta di Cirebon Tembus 1 Juta
Isu Anak Terjatuh dari Lantai 3 di Mal Cirebon Dibantah Polisi
OJK Longgarkan Aturan SLIK untuk Percepat Program 3 Juta Rumah
Kejari Kota Cirebon Tetapkan Tiga Pimpinan BPR sebagai Tersangka
KAI Daop 3 Cirebon: Jangan Mudah Percaya Info Rekrutmen di Media Sosial
Jembatan Rel Kuno Dibongkar, DPRD Kota Cirebon Soroti Prosedur dan Nilai Sejarah
Transisi Energi Dinilai Belum Adil, Warga di Tiga Daerah Soroti Minimnya Keterlibatan
Banyak WP Terdaftar di Luar Daerah, DJP dan Pemkab Indramayu Cari Jalan Keluar
Dibubarkan Warga, Dua Pelajar di Cirebon Terjatuh Saat Kabur, Polisi: Bukan Tawuran
RINGKAS RADIO NET