Banjir Belum Surut, Polres Cirebon Kota Salurkan Bantuan untuk Warga Villa Intan Klayan

Minggu, 8 Feb 2026 09:57
    Bagikan  
Banjir Belum Surut, Polres Cirebon Kota Salurkan Bantuan untuk Warga Villa Intan Klayan
Ist

Anggota Polres Cirebon Kota menyalurkan bantuan makanan kepada warga terdampak banjir di Perumahan Villa Intan, Desa Klayan, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Sabtu (7/2/2026).

RINGKASNEWS.ID - Banjir yang belum surut di Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Di tengah kondisi tersebut, bantuan justru datang dari Polres Cirebon Kota yang turun langsung menyalurkan logistik kepada warga terdampak.

Penyaluran bantuan dilakukan di Perumahan Villa Intan, Desa Klayan, Sabtu (7/2/2026). Warga menerima paket berisi mi instan, makanan ringan, dan air mineral untuk kebutuhan darurat, menyusul aktivitas rumah tangga yang belum sepenuhnya pulih.

Sejumlah warga mengaku kesulitan memasak karena kondisi rumah belum memungkinkan. Persediaan makanan pun semakin terbatas, sementara bantuan belum merata diterima.

“Untuk masak masih susah. Jadi bantuan makanan seperti ini sangat membantu. Setidaknya bisa bertahan untuk sehari-dua hari,” kata Eka, warga Villa Intan 3.

Menurut Eka, banjir yang kerap berulang membuat warga harus beradaptasi dengan kondisi serba terbatas. Ia berharap ada perhatian lebih terkait kebutuhan pangan dan kesehatan selama situasi belum normal.

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Ridwan Maulana mengatakan pihaknya menyalurkan bantuan setelah melihat langsung kondisi warga yang masih kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.

“Bantuan kami fokuskan pada makanan yang bisa langsung dikonsumsi karena banyak warga belum bisa beraktivitas normal,” ujar Ridwan.

Ia menyebutkan Perumahan Villa Intan menjadi salah satu prioritas karena jumlah rumah terdampak cukup banyak dan aktivitas warga masih terganggu.

“Kami akan terus memantau kondisi di lapangan dan menyiapkan bantuan lanjutan sesuai kebutuhan warga,” katanya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M Aris Hermanto mengimbau warga tetap menjaga kesehatan dan waspada terhadap kemungkinan dampak lanjutan pascabanjir. Ia juga meminta warga segera melapor jika membutuhkan bantuan darurat.

Hingga Sabtu siang, sebagian warga Gunungjati masih bergantung pada bantuan luar untuk memenuhi kebutuhan makan, sembari menunggu aktivitas rumah tangga kembali berjalan normal.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi