Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Digelar di Desa Kertajaya, Cianjur

Senin, 9 Feb 2026 07:51
    Bagikan  
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Digelar di Desa Kertajaya, Cianjur
Ist

Warga Desa Kertajaya Ikuti Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis, Sabtu (7/2).

RINGKASNEWS.ID - Pemerintah terus memperluas sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sejumlah wilayah, salah satunya Desa Kertajaya, Kecamatan Tanggeung, Kabupaten Cianjur.

Program ini menjadi bagian dari upaya nasional untuk memperbaiki kualitas gizi masyarakat sekaligus menyiapkan sumber daya manusia menuju Generasi Emas 2045.

Sosialisasi digelar di DKM Daarul Falah Sawolo, Sabtu (7/2), dan dihadiri ratusan warga sejak pagi. Masyarakat tampak antusias mengikuti pemaparan mengenai tujuan, mekanisme, serta kelompok penerima manfaat program MBG.

Kegiatan ini menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa, Kepala KPPG Bogor Haidir, perwakilan DPC Perempuan Bangsa Rusmiati Muchtar, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.

Dalam sambutannya yang disampaikan secara daring, Neng Eem Marhamah menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak semata bertujuan memenuhi kebutuhan makan anak-anak, tetapi menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan manusia.

“Pemenuhan gizi yang baik sejak dini sangat menentukan kualitas kesehatan, kecerdasan, dan daya saing generasi mendatang. Program ini dirancang untuk memastikan anak-anak tumbuh sehat dan siap menghadapi tantangan ke depan,” kata Neng Eem.

Selain menyasar anak usia sekolah, program MBG juga ditujukan bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Menurut Neng Eem, kelompok tersebut menjadi prioritas karena berperan penting dalam siklus pembangunan kesehatan keluarga.

Ia juga mendorong warga yang belum terdata sebagai penerima manfaat agar segera melapor melalui aparat desa atau pendamping program.

“Data yang akurat sangat dibutuhkan Badan Gizi Nasional sebagai dasar perencanaan dan pemerataan program,” ujarnya.

Tak hanya berdampak pada kesehatan, program MBG juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian lokal. Keberadaan dapur sehat dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) membuka peluang kerja bagi warga sekitar, termasuk bagi pemasok bahan pangan lokal.

“Program ini dirancang agar manfaatnya dirasakan secara berlapis, mulai dari anak-anak sebagai penerima utama hingga masyarakat yang terlibat dalam operasional dapur MBG,” kata Neng Eem.

Meski demikian, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, kondisi geografis, dan distribusi pangan di wilayah tertentu.

"Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat agar program ini berjalan efektif dan berkelanjutan," tandasnya. 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Digelar di Desa Kertajaya, Cianjur
Banjir Belum Surut, Polres Cirebon Kota Salurkan Bantuan untuk Warga Villa Intan Klayan
BPBD Catat 234 Kejadian Bencana di Kabupaten Cirebon Sepanjang 2025
Kasus Dugaan Penggelapan PPN Rp583 Miliar, Tiga Perusahaan Baja di Tangerang Diperiksa DJP
AKSA Cafe Resmi Dibuka di Kota Cirebon, Usung Konsep Semi Open Space
Tiket Mudik Lebaran 2026 Masih Banyak, Ini Data Penjualan KAI Daop 3 Cirebon
Sambut Ramadhan, Hotel Santika Premiere Linggarjati Tawarkan Iftar Nusantara–Timur Tengah
Pipa Utama PDAM Kota Cirebon Jebol, Perbaikan Ditargetkan Dua Hari
Pengurus SMSI Kota Cirebon 2026–2029 Dilantik, Tegaskan Komitmen Media Siber Profesional
Perda Pajak Kota Cirebon Dievaluasi Pemerintah Pusat, DPRD Soroti Dampaknya bagi UMKM
Program MBG Disiapkan sebagai Langkah Bertahap Perbaiki Gizi Masyarakat Grobogan
Program Makan Bergizi Gratis 2026 Dimulai, Grobogan Jadi Lokasi Perdana Sosialisasi
Padi Reborn Rayakan 28 Tahun Karier Lewat Konser Dua Delapan di Senayan
Cirebon Power Catat Peningkatan Produksi Listrik Sepanjang 2025
Pemerintah Buka Kembali Akses Grok di Indonesia dengan Pengawasan Ketat
Korsleting Diduga Picu Kebakaran Mobil di Jalan Dr. Cipto Cirebon
OJK Cirebon dan Pemkab Indramayu Perluas Penyaluran KUR bagi UMKM
Cegah Kecelakaan, KAI Daop 3 Cirebon Tutup 16 Perlintasan Sebidang Selama 2025
Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Polres Cirebon Kota Kembalikan Motor Korban
Perkuat UMKM, OJK Cirebon Dorong Optimalisasi Penyaluran KUR di Kuningan