OJK Cirebon Gelar Fun Walk dan Deklarasi Lawan Investasi Ilegal

Minggu, 8 Dec 2024 08:17
    Bagikan  
OJK Cirebon Gelar Fun Walk dan Deklarasi Lawan Investasi Ilegal
Ringkas Media

Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib Ajak Masyarakat Lawan Investasi dan Pinjol Ilegal.

RINGKASNEWS.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menggelar Fun Walk dan Deklarasi Pemberantasan Investasi Ilegal pada Sabtu (7/12/2024) di Mandiri Livin Park Spot Center, Jalan Yos Sudarso Kota Cirebon.

Kegiatan ini dihadiri Pj Sekda Kota Cirebon, Iing Daiman, Pj Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, unsur Forkopimda, Perbankan, dan berbagai stakeholder. 

Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib menyampaikan, acara ini bertujuan memberantas investasi ilegal, pinjaman online (pinjol) ilegal, dan judi online.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di wilayah Ciayumajakuning.

"Digitalisasi memunculkan tantangan besar. Masyarakat harus bijak memilah informasi agar terhindar dari investasi ilegal, pinjol ilegal, dan judi online yang merugikan ekonomi keluarga," jelas Agus.

Sebagai langkah lanjutan, OJK akan mengadakan forum edukasi literasi keuangan dengan melibatkan lembaga keuangan, akademisi, dan komunitas. 

"Harapannya, masyarakat dapat lebih mandiri secara ekonomi dan siap menghadapi tantangan global," ungkap Agus.

Pj Sekda Kota Cirebon, Iing Daiman, juga menekankan perlunya kewaspadaan masyarakat terhadap risiko layanan keuangan digital. 

"Kemudahan digital membawa risiko, terutama dari praktik ilegal yang merugikan. Literasi keuangan perlu ditingkatkan agar masyarakat lebih cerdas memilih produk keuangan," katanya.

Iing menambahkan, pemerintah terus berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan OJK, Bank Indonesia, Kepolisian, dan lembaga lain untuk memberikan edukasi yang jelas. 

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa legalitas platform keuangan sebelum bertransaksi," tandasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah
KPK Tangkap Wali Kota Madiun dan Bupati Pati dalam OTT Sehari
Di Tengah Libur Tahun Baru, PLN Rampungkan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
KAI Daop 3 Cirebon Alihkan Rute Kereta Akibat Luapan Air di Pekalongan
Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp170 Miliar, DJP Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan
Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Terima Aspirasi HMI soal Banjir dan Kerusakan Hutan
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Bongkar Tiga Kasus Sabu, Barang Bukti Ratusan Paket
Pada 2025, Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon Tembus 4 Juta Orang
Setelah Bertahun-tahun, Masjid Baitulmughni Pasar Tegalgubug Diresmikan
KAI Daop 3 Cirebon Operasikan Rangkaian Baru KA Ranggajati
OTT Perdana 2026, KPK Tangkap Pegawai Pajak dan Wajib Pajak di Kanwil DJP Jakarta Utara
Gus Alex, Staf Khusus Eks Menag Yaqut, Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
Santika Indonesia Jadi Sponsor Satria Muda Bandung, Hadirkan Promo di Cirebon dan Kuningan
Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan KPK sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji
Jangan Iseng Lempar Kereta Api, KAI Daop 3 Cirebon Tegaskan Ada Konsekuensi Hukum
Oknum Mengaku TNI Hadang Jurnalis Saat Liputan SHU Tebu PG Rajawali II Cirebon
Mediasi Warga Panjunan dan Pelindo Berujung Kesepakatan, Aksi Lanjutan Dibatalkan