Bupati Imron: Tiga Jalan di Cirebon Timur Mulai Diperbaiki Agustus 2025

Jumat, 11 Apr 2025 14:32
    Bagikan  
Bupati Imron: Tiga Jalan di Cirebon Timur Mulai Diperbaiki Agustus 2025
Ist

Imron dan Jigus Janjikan Tiga Jalan Rusak Segera Diperbaiki.

RINGKASNEWS.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon memastikan tiga ruas jalan utama di wilayah Cirebon Timur akan mulai diperbaiki pada Agustus 2025. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Cirebon, Imron, dalam pertemuan bersama tokoh masyarakat, Forkopimda, dan kepala dinas, Kamis (10/4/2025).

Imron menjelaskan, perbaikan jalan sempat tertunda karena adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, terutama yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). 

Namun, ia memastikan bahwa komitmen untuk memperbaiki infrastruktur tetap berjalan.

“Walaupun ada pengalihan dana dan beberapa program terkena efisiensi, pembangunan jalan tetap jalan. Kami alihkan dari sumber lain,” kata Imron.

Tiga ruas jalan yang akan dikerjakan adalah Babakan–Waled, Karangsembung–Karangwareng, serta Gebang Ilir–Waled. Perbaikan akan menggunakan anggaran murni dari APBD yang telah dibahas bersama DPRD.

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman atau yang akrab disapa Jigus, menegaskan bahwa ruas jalan Gebang Ilir–Waled menjadi prioritas utama. 

"Proyek ini sempat hilang dari dokumen anggaran karena terkena efisiensi, tapi kini bisa dilanjutkan berkat kebijakan baru soal bagi hasil pajak dari pemerintah pusat," ucap Jigus.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, menyoroti pentingnya komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. 

Ia menyinggung soal selebaran di media sosial yang menunjukkan belum sampainya informasi pembangunan ke warga.

“Bisa jadi masyarakat belum tahu karena kurang sosialisasi. Harapan kami, kondisi tetap kondusif karena ini berpengaruh terhadap minat investor,” ujarnya.

Kepala Dinas PUTR, Iwan Rizki, merinci anggaran untuk tiga proyek tersebut. Jalan Gebang Ilir–Waled mendapat alokasi Rp10 miliar, Sindanglaut–Pabuaran Rp5 miliar, dan Kalipasung–Serang Rp2,3 miliar. Namun, Iwan mengakui belum semua usulan bisa terakomodasi. 

“Dari pengajuan Rp27 miliar, yang tersedia baru Rp15 miliar. Jadi, prioritas dipilih, dan kegiatan lain seperti trotoar dikurangi dulu,” jelasnya.

Tokoh masyarakat Cirebon Timur, Dade Mustofa, menegaskan bahwa masyarakat tetap akan menggelar aksi sebagai bentuk pengawalan janji pemerintah, meski dilakukan dengan cara yang lebih santun.

"Aksi tetap berjalan tanpa ada penanaman pohon karena musim hujan sudah lewat. Kami hanya ingin memastikan pembangunan benar-benar terealisasi,” tandasnya.

Menurutnya, tiga jalan yang dijanjikan sangat vital bagi aktivitas warga karena menghubungkan fasilitas penting seperti rumah sakit dan pasar.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reyharp & Balawan Project Bawa Jazz Indonesia Bersinar di Panggung Dunia
Operasi Gabungan Kodim 0614 dan Polri, Titik Rawan Kriminal dan Balap Liar Jadi Sasaran
Hari Anak Nasional, 43 Anak Jajal Jadi General Manager Hotel Selama Sehari
Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi