KA Tawangjaya Premium Tertemper Mobil di Cirebon, Dua Orang Tewas

Rabu, 24 Sep 2025 13:12
    Bagikan  
KA Tawangjaya Premium Tertemper Mobil di Cirebon, Dua Orang Tewas
Dok.Daop 3

Petugas mengevakuasi mobil yang menemper KA Tawangjaya Premium di perlintasan sebidang tanpa palang pintu, Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Rabu (24/9/2025). Dua orang meninggal dalam kejadian ini.

RINGKASNEWS.ID - Kereta Api (KA) 178 Tawangjaya Premium relasi Pasar Senen–Semarang Tawang Bank Jateng tertemper sebuah mobil di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Km 213+3/4, petak jalan antara Stasiun Cirebonprujakan–Waruduwur, Rabu (24/9/2025) pukul 10.00 WIB.

Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, membenarkan insiden tersebut. “Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Keselamatan di perlintasan sebidang adalah tanggung jawab bersama,” kata Muhib.

Akibat peristiwa itu, dua orang meninggal dunia. Keduanya adalah Sigit, warga Desa Martapadakulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, dan Jahudin, warga Desa Prapag Kidul, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes. Korban dibawa ke RSUD Gunung Jati Kota Cirebon.

Mobil dengan nomor polisi E 8928 BE sempat terseret dan terjepit di lokomotif. Evakuasi dilakukan setelah kejadian, dan jalur kereta kembali normal.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik, dan keluarga diberikan ketabahan,” ucap Muhib.

Muhib mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati saat melintas di perlintasan sebidang.

“Berhenti, tengok kanan-kiri, pastikan aman baru menyeberang. Kereta api tidak bisa berhenti mendadak,” ujarnya.

KAI Daop 3 menyebut aturan keselamatan di perlintasan sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan PP Nomor 56 Tahun 2009. Setiap pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Warga Tumpah Ruah Saksikan Kirab Mahkota Binokasih di Kota Cirebon
Sempat Dikira Istirahat, Pria di Trotoar Tuparev Ternyata Sudah Meninggal
Dandim 0614/Kota Cirebon Dibuat Kaget Sesaat Setelah Pulang Dinas, Ternyata Ini Penyebabnya
Kota Cirebon Jadi Tuan Rumah Milangkala Tatar Sunda, 27 Daerah di Jabar Ikut Kirab Budaya
Usai Baca Ikrar Bersama, Petugas Lapas Narkotika Cirebon Langsung Geledah Kamar Hunian
Warga Desa Bulak Pertanyakan Dana Kompensasi Pemasangan Tiang Internet
Korean Food Festival di Hotel Santika Premiere Linggarjati Sajikan Menu Khas Korea Sepuasnya
Polisi Larang Nobar Persib dan Persija di Kota Cirebon, Ternyata Ini Pemicunya
Reses DPR RI, Kardaya Pastikan Ketersediaan Beras di Indramayu–Cirebon Aman
Peringati Hari Buruh, Ketua DPRD Cirebon Siap Kawal Aspirasi Pekerja
Setelah Dua Hari Pencarian, Bocah Hanyut di Kriyan Ditemukan di Pesisir Kesunean
Wakil Kepala Daerah Kerap Tersisih, Ahli Hukum Soroti Celah Aturan
Pansus I DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Produk Hukum Daerah
Mayat Pria Ditemukan di Selokan Mundu, Warga Sempat Cium Bau Menyengat
Bocah di Cirebon Hanyut di Sungai Kriyan Saat Bermain, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Resmi Jabat Sekda Kota Cirebon, Iing Daiman Bidik Penguatan Sistem dan SDM
Rumah Warga Banyak Ambruk, DPRD Soroti Lambannya Respons Pemkot Cirebon
PMK 28/2026 Terbit, Pengembalian Pajak Kini Lebih Cepat
KAI Daop 3 Cirebon Catat 35 Ribu Penumpang Selama Libur Panjang Mei
KAI Cirebon Isi Hari Buruh dengan Santunan, Penghijauan, dan Edukasi