OJK Cirebon Tutup Bulan Literasi Keuangan dengan Puncak Hari Indonesia Menabung 2025

Jumat, 22 Aug 2025 13:58
    Bagikan  
OJK Cirebon Tutup Bulan Literasi Keuangan dengan Puncak Hari Indonesia Menabung 2025
Dok.OJK

Para siswa SMP bersama jajaran OJK Cirebon, Bank BJB, dan Disdik Kabupaten Cirebon berfoto usai peresmian Bank Mini Sekolah dalam program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di Cirebon, Rabu (21/8/2025).

RINGKASNEWS.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menutup rangkaian Bulan Literasi Keuangan dengan menggelar Puncak Hari Indonesia Menabung 2025, Rabu (21/8/2025). Kegiatan ini melibatkan hampir 2.000 peserta yang tersebar di SMPN 1 Palimanan, SMPN 1 Mundu, dan Balai Desa Babakan Losari.

Agenda tersebut terselenggara berkat kerja sama OJK Cirebon dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon, Bank BJB Kantor Wilayah 3 dan Kantor Cabang Sumber, serta Universitas Swadaya Gunung Jati. Fokus utama kegiatan adalah mendorong budaya menabung di kalangan pelajar sekaligus memperluas akses keuangan bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari program inklusi keuangan, OJK bersama Bank BJB meresmikan Bank Mini Sekolah di SMPN 1 Palimanan dan SMPN 1 Mundu. Selain itu, tercatat 1.942 rekening Simpanan Pelajar (SimPel) baru dibuka pada kegiatan tersebut.

“Aspek literasi dan inklusi keuangan sangat penting bagi generasi muda yang sehari-hari dekat dengan teknologi. Bank Mini Sekolah harus dimanfaatkan sebagai sarana belajar sekaligus membiasakan budaya menabung,” kata Asisten Direktur Kantor OJK Cirebon, Tesar Pratama.

Tesar juga mengingatkan pihak sekolah agar lebih ketat mengawasi penggunaan layanan keuangan para siswa. “Kami berpesan jangan sampai fasilitas keuangan disalahgunakan untuk hal-hal negatif, termasuk judi online,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Ronianto, menegaskan gerakan Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) bukan sekadar program formalitas. Menurutnya, kehadiran Bank Mini Sekolah dan pemanfaatan SimPel justru menjadi langkah konkret membangun perilaku finansial yang sehat sejak dini.

“Dengan layanan keuangan yang dekat dengan guru dan siswa, diharapkan muncul budaya menyisihkan uang untuk ditabung, bukan menabung dari sisa uang,” kata Ronianto.

Dalam kegiatan ini, OJK juga menghadirkan sesi edukasi keuangan yang disampaikan oleh Anggun Khairunnisa Puteri, Sheila Bonita, dan Fardyansyah dari Kantor OJK Cirebon. Materi yang diberikan meliputi tugas dan wewenang OJK, pengelolaan keuangan, modus kejahatan di sektor jasa keuangan, hingga kanal pengaduan konsumen.

OJK Cirebon menegaskan akan terus memperluas edukasi keuangan di wilayah Ciayumajakuning melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. “Pemanfaatan produk dan layanan keuangan yang aman dan terjangkau adalah kunci tercapainya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tulis OJK Cirebon dalam keterangan resmi.

Sebagai bentuk transparansi, OJK Cirebon juga kembali menegaskan larangan bagi seluruh mitra kerja maupun rekanan untuk memberikan hadiah dalam bentuk apapun kepada jajarannya. Kebijakan ini, menurut OJK, merupakan bagian dari komitmen menjaga tata kelola yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Akusospol Ingatkan Pejabat Publik Tak Berlindung di Balik Urusan Pribadi
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Heritage Week 2026 untuk Angkat Budaya Lokal
Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Curanmor dan Penadahan Antarprovinsi
Kota Cirebon Sabet Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri
Kodim 0614/Kota Cirebon Perkenalkan Kompi Produksi ke Mahasiswa Pertanian UGJ
Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik
SMSI Kota Cirebon dan BI Bahas Peran Media dalam Informasi Ekonomi
Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan
DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran
Petani Sulit Pupuk, Nelayan Mengeluh Hasil Tangkapan Menurun, Jadi Sorotan Warga NU Cirebon
Nelayan Se-Pantura Ancam Demo Besar ke Jakarta, Tuntut Harga Solar Rp13.000
Kalapas Narkotika Cirebon Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Handphone Ilegal dan Narkoba
Kodim Kota Cirebon Temukan Remaja Pesta Miras dan Amankan Empat Motor saat Patroli
Satreskrim Polres Cirebon Kota Ringkus Tiga Pengamen Pelaku Curanmor
Unggah Video Asusila Sesama Jenis di X, Caleg Gagal di Kota Cirebon Ditangkap Polisi
Rekaman CCTV di Masjid Darul Muttaqim Cirebon Bongkar Aksi Pencuri Sepatu saat Salat Jumat
Daop 3 Cirebon Catat 37.368 Penumpang Selama Libur Panjang Idul Adha
Polisi Selidiki Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Laut Cirebon
Pengelola SPPG RW 11 Kalijaga Diduga Tekan Wartawan agar Hapus Berita
Percepat Pembangunan Daerah, DPRD Kabupaten Cirebon Koordinasi dengan Kementerian PU