Viral Video Pembongkaran TK di Guwa Kidul untuk Koperasi Merah Putih, Ini Penjelasan Kades

Senin, 2 Mar 2026 17:18
    Bagikan  
Viral Video Pembongkaran TK di Guwa Kidul untuk Koperasi Merah Putih, Ini Penjelasan Kades
Ringkas Media

Kades Guwa Kidul meninjau lokasi bekas bangunan TK yang akan dibangun Koperasi Merah Putih di Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon.

RINGKASNEWS.ID - Video pembongkaran bangunan Taman Kanak-kanak (TK) di Desa Guwa Kidul, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon viral di media sosial dan memicu beragam reaksi.

Dalam rekaman berdurasi sekitar 1 menit 33 detik itu, terdengar narasi yang menyebut bangunan sekolah dibongkar secara paksa untuk pembangunan Koperasi Merah Putih.

Perekam video mempertanyakan kebijakan tersebut dan menyoroti nasib anak-anak yang sebelumnya belajar di lokasi itu.

“Inilah penampakan pembongkaran secara paksa oleh pemerintah desa. Pembongkaran lembaga pendidikan TK yang katanya mau dibangun Koperasi Merah Putih,” ujar perekam dalam video yang beredar luas.

Dalam video juga terdengar seruan kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar persoalan tersebut mendapat perhatian.

Rekaman itu memperlihatkan bangunan sekolah yang sudah rata dengan tanah, dengan sisa material berserakan. Informasi yang beredar menyebutkan TK tersebut telah berdiri sejak 2007 dan memiliki sekitar 35 siswa.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Guwa Kidul, Supandi, membantah pembongkaran dilakukan secara sepihak. Ia menegaskan, proses pengalihan lahan sudah melalui musyawarah dan kesepakatan dengan pihak pengelola sekolah.

“Langkah itu sudah melalui komunikasi dan kesepakatan dengan pihak yayasan sebelum pembongkaran dilakukan. Prosesnya juga disaksikan unsur Muspika Kecamatan Kaliwedi,” kata Supandi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (2/3/2026).

Menurut dia, bangunan TK tersebut berdiri di atas tanah aset milik pemerintah desa, sementara pengelolaannya dilakukan oleh yayasan swasta, yakni Yayasan Darul Farokh. Audiensi, kata dia, sudah dilakukan sekitar tiga bulan sebelum pembongkaran pada Desember 2025.

Supandi menambahkan, Desa Guwa Kidul memiliki tiga TK sehingga kegiatan belajar mengajar tetap dapat berlangsung di lokasi lain.

Adapun lahan seluas kurang lebih 900 meter persegi itu akan dimanfaatkan untuk pembangunan Koperasi Merah Putih yang difokuskan pada penyediaan pupuk dan sarana produksi pertanian.

Ia menyebut mayoritas warga Guwa Kidul berprofesi sebagai petani sehingga keberadaan koperasi dinilai strategis.

“Desa hanya menyediakan lahan. Untuk pembangunan akan dikerjakan oleh PT Argo Industri Nasional (Agrinas),” ucapnya.

Pemerintah desa berharap kehadiran koperasi tersebut dapat memperkuat akses petani terhadap kebutuhan pertanian sekaligus menggerakkan roda ekonomi desa.

Meski demikian, polemik yang muncul menunjukkan bahwa isu pendidikan tetap menjadi perhatian utama masyarakat.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kota Cirebon Sabet Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri
Kodim 0614/Kota Cirebon Perkenalkan Kompi Produksi ke Mahasiswa Pertanian UGJ
Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik
SMSI Kota Cirebon dan BI Bahas Peran Media dalam Informasi Ekonomi
Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan
DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran
Petani Sulit Pupuk, Nelayan Mengeluh Hasil Tangkapan Menurun, Jadi Sorotan Warga NU Cirebon
Nelayan Se-Pantura Ancam Demo Besar ke Jakarta, Tuntut Harga Solar Rp13.000
Kalapas Narkotika Cirebon Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Handphone Ilegal dan Narkoba
Kodim Kota Cirebon Temukan Remaja Pesta Miras dan Amankan Empat Motor saat Patroli
Satreskrim Polres Cirebon Kota Ringkus Tiga Pengamen Pelaku Curanmor
Unggah Video Asusila Sesama Jenis di X, Caleg Gagal di Kota Cirebon Ditangkap Polisi
Rekaman CCTV di Masjid Darul Muttaqim Cirebon Bongkar Aksi Pencuri Sepatu saat Salat Jumat
Daop 3 Cirebon Catat 37.368 Penumpang Selama Libur Panjang Idul Adha
Polisi Selidiki Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Laut Cirebon
Pengelola SPPG RW 11 Kalijaga Diduga Tekan Wartawan agar Hapus Berita
Percepat Pembangunan Daerah, DPRD Kabupaten Cirebon Koordinasi dengan Kementerian PU
KAI Daop 3 Cirebon Evaluasi Perawatan Sarana dan Kedisiplinan Pekerja
Warga Sekitar Makodim Antusias Terima Daging Kurban dari Kodim 0614/Kota Cirebon
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jabar dr Ratnawati Terima Apresiasi Sekar Agni Negeri