Ribuan Peserta PBI JKN di Kota Cirebon Dicoret, DPRD Ingatkan Hak Kesehatan Warga

Senin, 2 Mar 2026 16:07
    Bagikan  
Ribuan Peserta PBI JKN di Kota Cirebon Dicoret, DPRD Ingatkan Hak Kesehatan Warga
Ist

Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon dari Fraksi PAN, Rinna Suryanti.

RINGKASNEWS.ID - Sebanyak 28.468 warga Kota Cirebon tak lagi tercatat sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sejak 2025 hingga Februari 2026.

Pencoretan tersebut memantik perhatian DPRD Kota Cirebon karena dinilai menyangkut hak dasar masyarakat atas layanan kesehatan.

Kebijakan itu merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang mengatur penataan dan pemadanan data penerima bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.

Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon dari Fraksi PAN, Rinna Suryanti mengatakan, DPRD memahami pentingnya pembaruan data. Namun, ia menegaskan bahwa proses tersebut tidak boleh membuat warga yang masih rentan secara ekonomi kehilangan perlindungan kesehatan.

“Negara memang harus memastikan bantuan tepat sasaran. Tetapi jangan sampai ada warga yang sebenarnya masih membutuhkan justru tidak bisa berobat karena statusnya dicoret,” ujar Rinna, Senin (2/3/2026).

Menurut dia, kondisi sosial ekonomi Kota Cirebon yang banyak ditopang pekerja sektor informal perlu menjadi pertimbangan. Banyak warga menggantungkan hidup sebagai buruh harian, pedagang kecil, atau pelaku usaha mikro dengan penghasilan yang tidak menentu.

Rinna menilai, perubahan status dalam sistem belum tentu mencerminkan kondisi riil di lapangan. Ada warga yang secara administratif terlihat mampu, tetapi belum tentu memiliki kestabilan pendapatan untuk membayar iuran JKN secara mandiri setiap bulan.

“Pendapatan mereka fluktuatif. Kalau langsung dialihkan menjadi peserta mandiri tanpa masa transisi, risikonya besar. Apalagi kalau yang bersangkutan sedang sakit atau membutuhkan layanan rutin,” katanya.

Karena itu, DPRD meminta Pemerintah Kota Cirebon mempercepat verifikasi ulang dengan melibatkan aparatur kelurahan hingga RT/RW. Pendekatan berbasis wilayah dinilai lebih efektif untuk memastikan data benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat.

Selain verifikasi, DPRD juga mendorong adanya skema perlindungan sementara bagi warga yang tengah dalam proses pendataan. Tujuannya agar akses layanan kesehatan tetap terbuka hingga ada keputusan final mengenai status kepesertaan.

“Jangan sampai persoalan administrasi membuat warga tertunda mendapatkan layanan medis. Kesehatan itu kebutuhan mendesak,” ucap Rinna.

Apabila hasil verifikasi menunjukkan masih ada warga yang layak menerima subsidi, DPRD meminta Pemkot menghitung kebutuhan anggaran untuk mengakomodasi mereka melalui skema PBI yang dibiayai APBD.

DPRD, kata Rinna, siap membahasnya dalam forum anggaran dengan dasar data yang jelas dan transparan.

Ia menegaskan, isu ini bukan sekadar soal angka, melainkan menyangkut jaminan perlindungan sosial bagi masyarakat kecil.

“Kesehatan adalah hak warga negara. Penataan data harus berjalan, tetapi keberpihakan kepada masyarakat yang paling lemah tetap harus menjadi prioritas,” tuturnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Warga Suranenggala Cirebon Digegerkan Penemuan Mayat Pria di Tepi Laut
Tak Ada Ampun, Pelanggaran HP dan Narkoba di Lapas Cirebon Diancam Sanksi Pidana
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Terseret Kasus Tambang Nikel
Triwulan I 2026, Penumpang Kereta di Cirebon Tembus 1 Juta
Isu Anak Terjatuh dari Lantai 3 di Mal Cirebon Dibantah Polisi
OJK Longgarkan Aturan SLIK untuk Percepat Program 3 Juta Rumah
Kejari Kota Cirebon Tetapkan Tiga Pimpinan BPR sebagai Tersangka
KAI Daop 3 Cirebon: Jangan Mudah Percaya Info Rekrutmen di Media Sosial
Jembatan Rel Kuno Dibongkar, DPRD Kota Cirebon Soroti Prosedur dan Nilai Sejarah
Transisi Energi Dinilai Belum Adil, Warga di Tiga Daerah Soroti Minimnya Keterlibatan
Banyak WP Terdaftar di Luar Daerah, DJP dan Pemkab Indramayu Cari Jalan Keluar
Dibubarkan Warga, Dua Pelajar di Cirebon Terjatuh Saat Kabur, Polisi: Bukan Tawuran
Resmob Polres Cirebon Kota Bekuk Penculik Anak di Toko Milik Pelaku
Sempat Hilang Dua Hari, Bocah Perempuan di Kota Cirebon Ditemukan dengan Luka di Kaki
KAI Daop 3 Cirebon: Jalur Bumiayu Kembali Normal Usai Anjlok
DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Infrastruktur Jalan dalam Pembahasan LKPJ
Kereta Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Perjalanan KA Dialihkan dan Dibatalkan
Truk Tangki Air Oleng di Jalan Sudirman Kota Cirebon, Satu Tewas dan Tujuh Luka
Sekolah Lima Hari di SD Kota Cirebon Dimulai, DPRD Wanti-wanti Kesiapan
Fadli Zon Tinjau Gedung Kesenian di Cirebon, Siap Didorong Jadi Pusat Budaya
RINGKAS RADIO NET