Festival Ramadan Ramai Pengunjung, Wali Kota Cirebon Minta Lalu Lintas Ditata

Sabtu, 7 Mar 2026 07:27
    Bagikan  
Festival Ramadan Ramai Pengunjung, Wali Kota Cirebon Minta Lalu Lintas Ditata
Dok.Humas Pemkot

Wali Kota Effendi Edo memimpin rapat evaluasi Festival Ramadan 2026 di Balai Kota Cirebon, Jumat (6/3/2026), guna membahas penataan lalu lintas dan kenyamanan kawasan festival.

RINGKASNEWS.ID - Festival Ramadan yang digelar Pemerintah Kota Cirebon tahun 2026 menarik antusiasme tinggi masyarakat. Ribuan pengunjung memadati kawasan festival setiap hari untuk berburu kuliner hingga berbelanja kebutuhan menjelang Idulfitri.

Ramainya aktivitas tersebut dinilai mampu menggerakkan perekonomian pelaku usaha kecil. Namun di sisi lain, pemerintah kota juga menyoroti pentingnya penataan kawasan agar tidak mengganggu kenyamanan publik, terutama arus lalu lintas di sekitar lokasi festival.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, meminta jajaran pemerintah daerah memperkuat pengawasan di lapangan, termasuk pengaturan lalu lintas dan parkir.

“Kita bersyukur melihat geliat ekonomi masyarakat selama Festival Ramadan. Namun kenyamanan pengguna jalan juga harus tetap dijaga,” kata Edo saat rapat evaluasi pelaksanaan festival di Balai Kota Cirebon, Jumat (6/3/2026).

Ia menegaskan, pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan festival perlu dilakukan secara lebih tertib agar aktivitas perdagangan tidak mengganggu mobilitas warga.

“Ekonomi harus tumbuh, tetapi wajah kota juga harus tetap tertata. Karena itu pengaturan di lapangan harus lebih tegas, namun tetap humanis,” ucapnya.

Berdasarkan data pemerintah daerah, Festival Ramadan tahun ini diikuti 498 pedagang. Jumlah pengunjung yang datang setiap hari diperkirakan mencapai lebih dari 6.000 orang.

Tingginya kunjungan tersebut turut mendorong peningkatan pendapatan para pedagang. Rata-rata omzet harian yang diperoleh pelaku usaha selama festival mencapai sekitar Rp397.000.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian Kota Cirebon, Iing Daiman, mengatakan secara umum kegiatan festival berjalan lancar meski sempat terkendala cuaca.

“Beberapa hari terakhir hujan cukup intens, tetapi antusiasme masyarakat tetap tinggi. Respons pengunjung juga sangat positif,” kata Iing.

Menurut dia, keberadaan pusat kuliner yang mudah dijangkau menjadi salah satu daya tarik utama festival. Bagi para pedagang, kegiatan ini juga memberikan tambahan pemasukan menjelang Lebaran.

Meski demikian, pemerintah daerah masih menemukan beberapa kendala teknis di lapangan, seperti adanya lapak yang tidak ditempati atau penggunaan nomor lapak yang tidak sesuai.

“Hal-hal administratif seperti itu akan kami tertibkan agar semua pedagang yang sudah mengantre izin bisa mendapatkan kesempatan yang adil,” ujarnya.

Ke depan, Pemkot Cirebon berencana melakukan sejumlah pembenahan, di antaranya penataan kantong parkir serta pengaturan zonasi pedagang agar kawasan festival lebih tertib dan akses lalu lintas tetap lancar.

Pemerintah berharap Festival Ramadan tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi musiman, tetapi juga berkembang menjadi salah satu daya tarik wisata kuliner dan religi di Kota Cirebon.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi