Musrenbangdes Gintungranjeng Bahas Prioritas Pembangunan Desa 2026

Kamis, 5 Mar 2026 11:35
    Bagikan  
Musrenbangdes Gintungranjeng Bahas Prioritas Pembangunan Desa 2026
Ringkas Media

Musrenbangdes Gintungranjeng Serap Usulan Warga untuk Program Pembangunan 2026.

RINGKASNEWS.ID - Pemerintah Desa Gintungranjeng, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun 2026, Rabu (4/3/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Gintungranjeng itu dihadiri perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), ketua RT dan RW, lembaga kemasyarakatan desa, pendamping desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan TNI dan Polri.

Musyawarah dipimpin Ade Cokye dan berlangsung cukup dinamis. Sejumlah warga memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan berbagai masukan, pertanyaan hingga kritik terkait proses perencanaan pembangunan desa tahun mendatang.

Salah satu warga, Karsim, mempertanyakan sejauh mana usulan masyarakat dapat memengaruhi penyusunan RKP Desa 2026.

Ia menyoroti kemungkinan dokumen perencanaan tersebut sudah ditetapkan sebelumnya sehingga forum Musrenbangdes hanya menjadi formalitas.

“Kalau memang masih tahap pembahasan, sejauh mana usulan masyarakat malam ini bisa memengaruhi atau mengubah isi RKP Desa 2026?” kata Karsim dalam forum tersebut.

Menanggapi hal itu, Ulis Satria menjelaskan bahwa Musrenbangdes merupakan ruang partisipatif bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi pembangunan desa.

Menurutnya, seluruh usulan warga tetap dicatat dan akan dibahas lebih lanjut sebelum dokumen RKP Desa ditetapkan secara resmi.

“Semua masukan dari masyarakat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan desa. Usulan yang disampaikan akan dipilah sesuai prioritas dan kemampuan anggaran desa,” ujarnya.

Sementara itu, Kuwu Desa Gintungranjeng, H. Nani Maryani, mengatakan pemerintah desa menghadapi keterbatasan anggaran pada tahun 2026, terutama untuk pembangunan infrastruktur.

Karena itu, tidak semua usulan masyarakat dapat langsung direalisasikan dalam satu tahun anggaran.

“Anggaran infrastruktur tahun ini sangat terbatas. Kami harus mengelola keuangan desa seefektif mungkin, bahkan berupaya mencari dukungan dari berbagai pihak agar pembangunan tetap bisa berjalan,” kata Nani.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua BPD Desa Gintungranjeng, Caryadi, turut menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kebutuhan penerangan jalan di sejumlah titik, terutama di wilayah Blok Karanganyar.

Ia berharap usulan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah desa karena berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan warga pada malam hari.

Pendamping Desa Kecamatan Ciwaringin, Sopyan, juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan desa.

Menurutnya, setiap program pembangunan harus disesuaikan dengan regulasi, kemampuan anggaran, serta skala prioritas yang telah ditetapkan.

“Pengelolaan dana desa harus mengikuti aturan yang berlaku. Jika tidak sesuai regulasi, kepala desa bisa berhadapan dengan persoalan hukum,” ujar Sopyan.

Musrenbangdes tersebut diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk tetap mengedepankan transparansi dan partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan Desa Gintungranjeng tahun 2026.

Warga berharap forum musyawarah tersebut benar-benar menjadi ruang penyampaian aspirasi masyarakat, sekaligus dasar dalam menentukan prioritas pembangunan desa ke depan.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Berulang Kali Ditertibkan, Parkir Liar di Kota Cirebon Masih Saja Membandel
Bukan Sekadar Tradisi, Halalbihalal Urang Sumedang di Cirebon Jadi Penguat Kebersamaan
Harga BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Beban Masyarakat Kembali Bertambah
Warga Masih Kerap Beraktivitas di Rel, KAI Ingatkan Soal Keselamatan
Warga Suranenggala Cirebon Digegerkan Penemuan Mayat Pria di Tepi Laut
Tak Ada Ampun, Pelanggaran HP dan Narkoba di Lapas Cirebon Diancam Sanksi Pidana
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Terseret Kasus Tambang Nikel
Triwulan I 2026, Penumpang Kereta di Cirebon Tembus 1 Juta
Isu Anak Terjatuh dari Lantai 3 di Mal Cirebon Dibantah Polisi
OJK Longgarkan Aturan SLIK untuk Percepat Program 3 Juta Rumah
Kejari Kota Cirebon Tetapkan Tiga Pimpinan BPR sebagai Tersangka
KAI Daop 3 Cirebon: Jangan Mudah Percaya Info Rekrutmen di Media Sosial
Jembatan Rel Kuno Dibongkar, DPRD Kota Cirebon Soroti Prosedur dan Nilai Sejarah
Transisi Energi Dinilai Belum Adil, Warga di Tiga Daerah Soroti Minimnya Keterlibatan
Banyak WP Terdaftar di Luar Daerah, DJP dan Pemkab Indramayu Cari Jalan Keluar
Dibubarkan Warga, Dua Pelajar di Cirebon Terjatuh Saat Kabur, Polisi: Bukan Tawuran
Resmob Polres Cirebon Kota Bekuk Penculik Anak di Toko Milik Pelaku
Sempat Hilang Dua Hari, Bocah Perempuan di Kota Cirebon Ditemukan dengan Luka di Kaki
KAI Daop 3 Cirebon: Jalur Bumiayu Kembali Normal Usai Anjlok
DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Infrastruktur Jalan dalam Pembahasan LKPJ
RINGKAS RADIO NET