Catat Jamnya! Gerhana Bulan Total 3 Maret Bisa Disaksikan dari Indonesia

Selasa, 3 Mar 2026 08:17
    Bagikan  
Catat Jamnya! Gerhana Bulan Total 3 Maret Bisa Disaksikan dari Indonesia
Dok.BMKG

Gerhana Bulan Total tampak memerah saat fase puncak, fenomena langka yang bisa disaksikan di Indonesia pada 3 Maret 2026 jika cuaca cerah.

RINGKASNEWS.ID - Masyarakat Indonesia berkesempatan menyaksikan gerhana bulan total pada Selasa, 3 Maret 2026. Fenomena ini dapat diamati langsung tanpa alat bantu khusus, selama kondisi cuaca cerah dan langit tidak tertutup awan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa gerhana akan mulai terlihat pada pukul 18.03.56 WIB. Adapun puncak gerhana terjadi pada pukul 18.33.39 WIB, atau 19.33.39 WITA dan 20.33.39 WIT.

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama menjelaskan, gerhana bulan total terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus saat fase purnama. Dalam posisi tersebut, Bulan sepenuhnya masuk ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi.

“Pada fase totalitas, Bulan akan tampak berwarna merah jika langit cerah. Itu karena cahaya Matahari yang melewati atmosfer Bumi mengalami hamburan, sehingga cahaya merah yang dominan mencapai permukaan Bulan,” ujar Nelly.

Secara keseluruhan, rangkaian gerhana berlangsung sekitar 5 jam 41 menit. Namun, fase totalitas saat Bulan sepenuhnya tertutup bayangan Bumi berlangsung sekitar 59 menit. Momen inilah yang menjadi waktu terbaik untuk pengamatan.

Pelaksana Tugas Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Fachri Radjab mengatakan, wilayah Indonesia bagian timur berpeluang melihat fase gerhana lebih lengkap sejak awal. Sementara di wilayah barat, Bulan umumnya sudah berada dalam fase gerhana saat terbit.

Gerhana diperkirakan berakhir sepenuhnya sekitar pukul 21.24 WIB ketika Bulan keluar dari bayangan penumbra Bumi. BMKG mengimbau masyarakat memilih lokasi dengan pandangan terbuka ke arah timur dan minim polusi cahaya agar pengamatan lebih optimal.

Sepanjang 2026, secara global akan terjadi empat kali gerhana. Namun, dari seluruh peristiwa tersebut, gerhana bulan total pada 3 Maret menjadi satu-satunya yang dapat diamati dengan jelas dari Indonesia.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi