Kuota BBM 4.947 KL dari BPH Migas untuk KAI Daop 3 Cirebon

Jumat, 15 Nov 2024 07:33
    Bagikan  
Kuota BBM 4.947 KL dari BPH Migas untuk KAI Daop 3 Cirebon
Ist

Dukungan BPH Migas: 4.947 KL BBM untuk Optimalisasi Transportasi KAI Daop 3 Cirebon.

RINGKASNEWS.ID - KAI Daop 3 Cirebon mendapatkan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sebesar 4.947 kiloliter untuk tahun 2024 dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). 

"Alokasi ini diharapkan mampu mendukung optimalisasi transportasi kereta api yang efisien dan ramah lingkungan di wilayah Cirebon," kata Rokhmad Makin Zainul, Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Kamis (14/11). 

Ia menyatakan bahwa transportasi kereta api memiliki banyak keunggulan dibandingkan moda lainnya. Menurutnya, kereta api adalah angkutan massal yang efisien, mampu mengangkut puluhan ton barang dan ribuan penumpang dalam satu perjalanan. 

"Ini bebas macet, aman, hemat energi, serta mendukung pengurangan beban jalan raya," ungkap Rokhmad. 

Ia menambahkan bahwa transportasi kereta api lebih ramah lingkungan dibandingkan moda darat lainnya, terutama dalam hal angkutan barang. 

"Penggunaan BBM bersubsidi untuk kereta api diatur dalam Surat Keputusan Kepala BPH Migas yang bertujuan memastikan alokasi ini tepat sasaran dan sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG)," ujarnya. 

Rokhmad mengatakan, hingga September 2024, pemakaian kuota BBM di wilayah Daop 3 Cirebon tercatat telah mencapai 71,96 persen dari total alokasi. 

“Dengan dukungan ini, KAI optimis mampu memberikan layanan transportasi kereta api yang optimal dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tutup Rokhmad.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reyharp & Balawan Project Bawa Jazz Indonesia Bersinar di Panggung Dunia
Operasi Gabungan Kodim 0614 dan Polri, Titik Rawan Kriminal dan Balap Liar Jadi Sasaran
Hari Anak Nasional, 43 Anak Jajal Jadi General Manager Hotel Selama Sehari
Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi