Cirebon Jadi Saksi Adu Strategi Paslon Pilgub Jabar dalam Debat Kedua

Minggu, 17 Nov 2024 07:08
    Bagikan  
Cirebon Jadi Saksi Adu Strategi Paslon Pilgub Jabar dalam Debat Kedua
Ringkas Media

Suasana Debat Kedua Pilgub Jabar di Cirebon, Sabtu (16/11) malam.

RINGKASNEWS.ID - Gelaran debat kedua Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat bertempat di Hotel Patra, Jalan Tuparev, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu (16/11/2024) pukul 19.00 WIB, acara ini mempertemukan empat pasangan calon (paslon) dalam format interaktif yang penuh dinamika. 

Mengangkat tema “Budaya Inovatif untuk Jawa Barat yang Gemah Ripah Repeh Rapih,” debat ini membedah berbagai isu strategis melalui enam subtema utama, seperti pengembangan industri budaya dan pariwisata, pengelolaan sumber daya alam untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga penguatan toleransi antarumat beragama. 

Menurut Hedi Ardia, Komisioner KPU Jawa Barat, debat kali ini mengalami sejumlah perubahan format dibandingkan debat pertama di Bandung. 

"Durasi menjawab ditambah menjadi 60 detik, memberikan lebih banyak waktu bagi paslon untuk menjabarkan program mereka. Selain itu, panelis yang menyusun pertanyaan juga berbeda untuk menjaga dinamika," ungkapnya. 

Sayangnya, kapasitas ruangan di Hotel Patra lebih kecil dibandingkan lokasi sebelumnya di Graha Sanusi Hardjadinata, Kota Bandung. Akibatnya, setiap paslon hanya diizinkan membawa 50 pendukung ke arena debat. Namun, layar besar di luar lokasi disediakan agar masyarakat tetap dapat menyaksikan jalannya acara secara langsung. 

Keempat paslon yang bertarung membawa visi dan strategi masing-masing: 

1. Acep Adang Ruhiat – Gitalis Dwinatarina (Nomor Urut 1), diusung oleh PKB, menonjolkan penguatan basis budaya lokal. 

2. Jeje Wiradinata – Ronal Surapradja (Nomor Urut 2), dengan dukungan PDIP, menekankan pendekatan kolaboratif untuk pembangunan. 

3. Ahmad Syaikhu – Ilham Habibie (Nomor Urut 3), dari koalisi NasDem, PKS, dan PPP, mengusung inovasi berbasis teknologi. 

4. Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan (Nomor Urut 4), didukung oleh Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN, dan PSI, menawarkan solusi konkret pada isu lingkungan dan ekonomi. 

Debat kedua ini tidak hanya menjadi ajang adu gagasan, tetapi juga barometer bagi masyarakat untuk menilai kesiapan paslon dalam menjawab berbagai tantangan Jawa Barat. 

Dengan isu mulai dari mitigasi bencana hingga peningkatan kualitas hidup, debat ini diharapkan mampu menggambarkan arah pembangunan Jawa Barat di masa depan.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi
Kapolres Cirebon Kota Bertemu Danlanal, Bahas Koordinasi Pengamanan Wilayah
Ribuan Pelari Ramaikan Port Night Run 2026 di Pelabuhan Cirebon
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal
Kilatan Cahaya Disusul Dentuman Keras Gegerkan Warga Cirebon, Diduga Dipicu Meteor
Prestasi Akademik 19 Anak Pegawai Lapas Narkotika Cirebon Dapat Apresiasi
Sampah yang Menumpuk di Jalur Cirebon-Bandung Akhirnya Dibersihkan, CCTV hingga Denda Disiapkan
Cheng Ho Cup 2026 Bawa Tim Tiga Negara ke Cirebon, Sport Tourism Ikut Bergerak
KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan