Kuasa Hukum Ungkap Kekerasan Terhadap Sudirman, Ditembak Peluru Karet, Dilempar Batu hingga Disiram Air Panas

Minggu, 25 Aug 2024 08:42
    Bagikan  
Kuasa Hukum Ungkap Kekerasan Terhadap Sudirman, Ditembak Peluru Karet, Dilempar Batu hingga Disiram Air Panas
Ist

Keluarga dan Kuasa hukum saat menemui Sudirman di Lapas Banceuy, Bandung.

RINGKASNEWS.ID - Terdapat dugaan kuat adanya tindakan kekerasan yang dialami oleh Sudirman salah satu terpidana kasus Vina Cirebon saat ditemui keluarga dan kuasa hukum di Lapas Banceuy, Bandung.

Selama masa penahanan, kuasa hukum keluarga, Titin Prialianti SH menyebutkan adanya kekerasan terhadap Sudirman yang ditembak dengan peluru karet, dilempar batu hingga kepala disiram air panas.

"Tindakan kekerasan terjadi sejak penangkapan tahun 2016, kemudian terulang pada bulan Mei 2024 saat proses interogasi. Di bagian belakang tubuhnya ada cekungan bekas tembakan peluru karet," ungkap Titin, Sabtu (24/8/2024).

Titin melanjutkan, akibat luka tersebut, Sudirman kesulitan untuk duduk atau berbaring dalam posisi tertentu karena ditembak peluru karet di tulang ekornya saat berada di Polres Cirebon Kota tahun 2016.

Titin juga meragukan kebenaran sejumlah pengakuan Sudirman yang sebelumnya telah beredar di publik. 

"Kami menduga ada tekanan yang sangat kuat sehingga Sudirman memberikan keterangan yang tidak sesuai dengan kenyataan," tegasnya.

Salah satu contohnya adalah pengakuan Sudirman terkait kepemilikan ponsel yang digunakan untuk merekam video. 

Titin menegaskan bahwa ponsel tersebut bukan milik Sudirman dan ia hanya meminjamnya untuk sementara waktu.

Selain itu, Titin juga membantah pernyataan kuasa hukum lainnya terkait pengakuan Sudirman yang telah memukul korban sebanyak enam kali. 

"Kami yakin pengakuan tersebut diucapkan di bawah tekanan dan tidak mencerminkan fakta sebenarnya," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Pengacara Toni RM mendesak Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat untuk mengembalikan Sudirman ke Lapas Kelas 1 Cirebon. 

"Awalnya, Sudirman dipinjam penyidik Polda Jabar untuk pemeriksaan. Namun, setelah Pegi Setiawan yang sempat dianggap sebagai Pegi alias Perong dibebaskan melalui praperadilan, Seharusnya Sudirman dikembalikan ke tempat asalnya, yakni Lapas Cirebon,” tegas Toni. 

Ia juga menyayangkan sikap Kepala Kantor Wilayah yang dianggap terlalu tunduk pada permintaan penyidik Polda Jabar. Toni menduga ada kejanggalan dalam penanganan kasus ini. 

"Kami meminta agar pihak berwenang segera mengembalikan Sudirman ke Lapas Cirebon sesuai dengan prosedur yang berlaku," tukasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Komisi XI DPR RI Kunjungi OJK Cirebon Bahas Stabilitas dan Literasi Keuangan
APBD 2026 Kota Cirebon Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan
Lonjakan Aduan Publik Jadi Dasar Evaluasi, Purbaya Ancam Bekukan Bea Cukai
KAI Kerjakan Perbaikan Rel di Dua Perlintasan Kota Cirebon
DPRD Kabupaten Cirebon Sahkan Dua Raperda dan Tetapkan Susunan Baru Pansus
MBG Mulai Dikenal Lebih Luas di Batujajar Bandung Barat
AR Ditetapkan ke Tahap Penuntutan atas Kasus Pajak Rp1,15 Miliar
Pemkot Cirebon Raih Predikat Unggul dalam Indeks Kualitas Kebijakan 2025
Pemenuhan Gizi Anak Jadi Bahasan Utama dalam Program MBG di Bandung
Perempuan Asal Bandung Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Kos Cirebon, Polisi Lakukan Penyelidikan
Promo Nataru: KAI Daop 3 Diskon 30 Persen Tiket KA Ekonomi Non-Subsidi
Pemulung di Bekasi Tewas akibat Mortir Meledak Saat Digergaji
Pengunjung Meningkat, Situ Cipanten Jadi Contoh Keberhasilan Desa EKI
OJK Cirebon Catat Kredit BPR Tembus Rp2,08 Triliun
Prabu Diaz Minta Penertiban PKL Sukalila Dilakukan Secara Humanis
10 Kios di Lahan Aset KAI di Jatiwangi Ditertibkan
Edukasi Program MBG di Depok Kian Diperluas untuk Jangkau Lebih Banyak Warga
Fraksi DPRD Kabupaten Cirebon Sampaikan Pandangan Umum pada Paripurna Perubahan Perda Pajak
Dana Perbaikan Rumah Ambruk Tahap Dua Tak Kunjung Cair, Anggota DPRD Rinna Suryanti Soroti Penyebabnya
Apa yang Harus Dilakukan Saat Banjir Mengancam? Ini Imbauan BPBD Kabupaten Cirebon
Live Streaming Ringkas Radio Net
ringkas radio net
Online Radio