Polisi Larang Nobar Persib dan Persija di Kota Cirebon, Ternyata Ini Pemicunya

Jumat, 8 May 2026 11:25
    Bagikan  
Polisi Larang Nobar Persib dan Persija di Kota Cirebon, Ternyata Ini Pemicunya
Ist

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar saat memberikan keterangan terkait larangan nobar Persib dan Persija di kafe demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

RINGKASNEWS.ID - Polres Cirebon Kota melarang kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung dan Persija Jakarta di kafe maupun tempat umum lainnya. Larangan itu diberlakukan untuk mencegah potensi bentrokan antar suporter yang sebelumnya hampir terjadi di wilayah Kota Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah adanya insiden yang nyaris memicu kericuhan antara kelompok pendukung Persib dan Persija di kawasan flyover Seltim saat pertandingan sebelumnya berlangsung.

“Pada pertandingan terakhir kemarin hampir terjadi bentrokan antara dua kubu suporter di flyover Seltim. Kami tentu tidak ingin kejadian itu terulang lagi,” kata Eko, Jumat (8/5/2026).

Menurut Eko, polisi bukan melarang masyarakat menikmati pertandingan sepak bola. Namun, kegiatan nobar di tempat umum dinilai berpotensi memancing kerumunan besar yang rawan menimbulkan gesekan antar suporter.

“Kami tidak anti sepak bola. Tapi kalau situasinya berpotensi mengganggu kamtibmas, tentu harus ada langkah antisipasi supaya tidak terjadi bentrokan,” ujarnya.

Ia menegaskan, larangan tersebut berlaku untuk seluruh kegiatan nobar Persib maupun Persija di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Kebijakan itu juga diterapkan sebagai bentuk perlakuan yang sama bagi kedua kelompok suporter.

“Semua tidak kami izinkan. Ini bentuk asas keadilan. Yang menjadi perhatian utama kami adalah keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya.

Selain itu, pihak kepolisian juga sudah mengimbau sejumlah pengelola kafe yang biasanya menjadi lokasi nobar agar sementara tidak memfasilitasi kegiatan tersebut.

“Untuk kafe-kafe sudah kami sampaikan imbauan supaya tidak mengadakan nobar Persib dan Persija,” ucap Eko.

Polres Cirebon Kota pun meminta masyarakat menyaksikan pertandingan dari rumah masing-masing dan tidak melakukan konvoi ataupun arak-arakan setelah laga selesai.

“Silakan menonton di rumah saja. Jangan ada konvoi atau arak-arakan karena itu rawan memicu gesekan. Ini demi keselamatan bersama, termasuk para suporternya,” pungkasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Santika Ajak Anak-Anak Mengenal Dunia Perhotelan Lewat GM For A Day 2026
Motor yang Sempat Hilang Akibat Dicuri Kembali ke Tangan Pemiliknya
Festival Kepatihan 2 Angkat Sejarah Lokal dan Potensi Budaya Pekalipan
Diduga Ada Penyalahgunaan BBM Subsidi di SPBU Kesambi Cirebon
Kodim 0614/Kota Cirebon Libatkan Masyarakat dalam Upaya Mitigasi Bencana
DPR RI dan KAI Bahas Rencana Flyover dan Underpass di Kawasan Krucuk Kota Cirebon
Daftar GasKita Sebelum 31 Juli, Pelanggan Baru Berpeluang Dapat Renovasi Dapur
IPB University dan UNU Cirebon Kenalkan Teknologi Swarm Aerator untuk Budidaya Perikanan
Fakhira Alyssa Quinn Borong Penghargaan di Acara Kelulusan SDN Sadagori 1
Di Usia ke-599 Tahun, Cirebon Siap Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
DEN Nilai Cirebon Power Layak Jadi Contoh Pengelolaan PLTU di Indonesia
SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal Bersama Instansi dan Insan Media
Tiga Jukir dan 51 Kendaraan Terjaring Razia Parkir Liar di Depan CSB Mall
Hari Jadi Cirebon ke-599 Hadirkan Agenda Budaya, UMKM, hingga Porsenitas XIII
Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon
DJP Rilis PP 20 Tahun 2026, Ini Perubahan untuk Pajak UMKM
Ada Diskon Tiket Kereta di Songlist Festival Cirebon, Ini Syaratnya
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Heritage Week 2026 untuk Angkat Budaya Lokal
Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Curanmor dan Penadahan Antarprovinsi