Reses DPR RI, Kardaya Pastikan Ketersediaan Beras di Indramayu–Cirebon Aman

Rabu, 6 May 2026 19:27
    Bagikan  
Reses DPR RI, Kardaya Pastikan Ketersediaan Beras di Indramayu–Cirebon Aman
Ringkas Media

Kardaya Warnika saat reses memastikan stok beras di gudang Bulog Indramayu dan Cirebon dalam kondisi aman.

RINGKASNEWS.ID - Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Kardaya Warnika memastikan ketersediaan beras di wilayah Indramayu dan Cirebon dalam kondisi aman.

Hal itu disampaikannya usai melakukan kegiatan reses dengan mendatangi langsung gudang Bulog di dua daerah tersebut, Rabu (6/5/2026).

Kardaya mengatakan, kegiatan reses kali ini difokuskan untuk melihat langsung kondisi stok pangan, khususnya beras, di daerah pemilihannya. Ia menilai langkah tersebut penting untuk memastikan ketahanan pangan tetap terjaga.

“Kita turun langsung ke lapangan, melihat stok beras di gudang-gudang Bulog. Ini juga sejalan dengan arahan Presiden yang menekankan pentingnya ketahanan pangan,” ucapnya.

Menurutnya, pemerintah saat ini memberi perhatian besar terhadap ketahanan pangan, terutama komoditas beras. Karena itu, peran Bulog sebagai BUMN dinilai krusial dalam menjaga ketersediaan dan distribusi.

“Semua harus terus diawasi dan dimonitor, supaya tidak ada gangguan terhadap ketahanan pangan nasional,” katanya.

Dalam kunjungannya, Kardaya bersama tim mendatangi gudang Bulog di Candangpinggan, Indramayu, didampingi pihak Bulog setempat. Dari hasil pemantauan, stok beras dinilai masih sesuai dengan target yang ditetapkan.

“Target di Indramayu sekitar 174.000 ton. Saat ini sudah mencapai kurang lebih 108.000 ton dan akan terus bertambah hingga target tercapai,” ungkapnya.

Ia menyebut, kondisi tersebut menunjukkan stok beras di Indramayu tergolong aman. Bahkan, distribusinya tidak hanya untuk wilayah Jawa Barat, tetapi juga ke luar daerah seperti Kalimantan dan Sumatera.

“Bulog juga bekerja sama dengan mitra atau filial, sehingga penyerapan dan distribusi bisa berjalan optimal,” lanjutnya.

Selain di Indramayu, Kardaya juga mendatangi gudang Bulog di Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, untuk memastikan kondisi stok tetap terjaga.

Berdasarkan data yang dihimpun, gudang Bulog Candangpinggan Indramayu memiliki kapasitas 7.000.000 kilogram, dengan total tujuh unit gudang untuk filial 2025 dan enam unit untuk filial 2026. Sementara stok yang dikuasai saat ini mencapai 22.997 ton.

Adapun gudang Bulog Gintung, Arjawinangun, memiliki kapasitas 3.500 ton dengan tiga unit gudang, dan stok yang tersimpan sekitar 4.908 ton.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reses DPR RI, Kardaya Pastikan Ketersediaan Beras di Indramayu–Cirebon Aman
Setelah Dua Hari Pencarian, Bocah Hanyut di Kriyan Ditemukan di Pesisir Kesunean
Wakil Kepala Daerah Kerap Tersisih, Ahli Hukum Soroti Celah Aturan
Mayat Pria Ditemukan di Selokan Mundu, Warga Sempat Cium Bau Menyengat
Bocah di Cirebon Hanyut di Sungai Kriyan Saat Bermain, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Resmi Jabat Sekda Kota Cirebon, Iing Daiman Bidik Penguatan Sistem dan SDM
Rumah Warga Banyak Ambruk, DPRD Soroti Lambannya Respons Pemkot Cirebon
PMK 28/2026 Terbit, Pengembalian Pajak Kini Lebih Cepat
KAI Daop 3 Cirebon Catat 35 Ribu Penumpang Selama Libur Panjang Mei
KAI Cirebon Isi Hari Buruh dengan Santunan, Penghijauan, dan Edukasi
KLB Campak di Ciwaringin, Puskesmas Siapkan Imunisasi Serentak untuk 2.400 Balita
Pengguna Jalan di Jatibarang Segera Nikmati Underpass yang Lebih Nyaman
Motor Curian Terlacak GPS di Cirebon, Curanmor Asal Indramayu Dibekuk Polisi
OJK Cirebon Catat Kinerja Positif Sektor Jasa Keuangan di Ciayumajakuning
KAI Daop 3 Cirebon Buka Layanan Refund Penuh bagi Penumpang Terdampak Insiden Bekasi Timur
Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Bertambah, 15 Meninggal dan 76 Terluka
Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah KA di Wilayah Cirebon Terlambat dan Dibatalkan
Di Balik Penghargaan untuk OJK Cirebon, Ada Upaya Mendorong Masyarakat Melek Keuangan
Hari Bakti Pemasyarakatan, Lapas Narkotika Cirebon Salurkan Gerobak Usaha untuk Warga
Saat Gali Saluran Air, Warga Lemahwungkuk Temukan Benda Diduga Granat