Bocah di Cirebon Hanyut di Sungai Kriyan Saat Bermain, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Selasa, 5 May 2026 09:39
    Bagikan  
Bocah di Cirebon Hanyut di Sungai Kriyan Saat Bermain, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Ist

Tim gabungan menyisir Sungai Kriyan, Kota Cirebon, dalam upaya mencari bocah 10 tahun yang hanyut usai hujan deras.

RINGKASNEWS.ID - Seorang anak laki-laki bernama Afandi Akbar (10), warga Mandalangan, Kelurahan Kesepuhan, dilaporkan hanyut di Sungai Kriyan saat bermain bersama teman-temannya, Senin (4/5/2026) sore.

Peristiwa itu terjadi di sekitar Jembatan Kesunean. Saat itu, Afandi bersama tiga temannya tengah bermain air seperti biasa. Kondisi sungai awalnya masih terlihat aman dengan arus yang belum terlalu deras.

Namun situasi berubah cepat ketika hujan deras turun sekitar pukul 16.00 WIB. Debit air meningkat drastis dan arus sungai menjadi kuat hingga menyeret keempat anak tersebut. Tiga anak berhasil menyelamatkan diri, sementara Afandi terbawa arus.

“Saat hujan turun, air tiba-tiba besar dan arusnya kencang. Anak-anak itu langsung panik,” ujar seorang warga yang mengetahui kejadian tersebut.

Laporan kejadian itu langsung ditindaklanjuti. Tim gabungan turun ke lokasi dan melakukan pencarian dengan menyisir aliran Sungai Kriyan hingga malam hari. Namun, korban belum berhasil ditemukan.

Pencarian dilanjutkan pada Selasa pagi dengan memperluas area penyisiran di sejumlah titik yang dianggap rawan. Babinsa Kelurahan Kesepuhan, Serka Tuhardi mengatakan, upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal.

“Kami menyisir sepanjang aliran sungai dan titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban. Semoga bisa segera ditemukan,” kata Tuhardi di sela pencarian.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya TNI, Polri, Basarnas, BPBD Kota Cirebon, PMI, serta aparat kelurahan dan kecamatan setempat.

Petugas juga mengimbau warga untuk lebih waspada, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai ketika cuaca sedang tidak menentu.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung. Harapan keluarga dan warga sekitar, korban dapat segera ditemukan.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Bocah di Cirebon Hanyut di Sungai Kriyan Saat Bermain, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Resmi Jabat Sekda Kota Cirebon, Iing Daiman Bidik Penguatan Sistem dan SDM
Rumah Warga Banyak Ambruk, DPRD Soroti Lambannya Respons Pemkot Cirebon
PMK 28/2026 Terbit, Pengembalian Pajak Kini Lebih Cepat
KAI Daop 3 Cirebon Catat 35 Ribu Penumpang Selama Libur Panjang Mei
KAI Cirebon Isi Hari Buruh dengan Santunan, Penghijauan, dan Edukasi
KLB Campak di Ciwaringin, Puskesmas Siapkan Imunisasi Serentak untuk 2.400 Balita
Pengguna Jalan di Jatibarang Segera Nikmati Underpass yang Lebih Nyaman
Motor Curian Terlacak GPS di Cirebon, Curanmor Asal Indramayu Dibekuk Polisi
OJK Cirebon Catat Kinerja Positif Sektor Jasa Keuangan di Ciayumajakuning
KAI Daop 3 Cirebon Buka Layanan Refund Penuh bagi Penumpang Terdampak Insiden Bekasi Timur
Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Bertambah, 15 Meninggal dan 76 Terluka
Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah KA di Wilayah Cirebon Terlambat dan Dibatalkan
Di Balik Penghargaan untuk OJK Cirebon, Ada Upaya Mendorong Masyarakat Melek Keuangan
Hari Bakti Pemasyarakatan, Lapas Narkotika Cirebon Salurkan Gerobak Usaha untuk Warga
Saat Gali Saluran Air, Warga Lemahwungkuk Temukan Benda Diduga Granat
Jelang Tayang 30 April, Cast Film Ikatan Darah Berbagi Cerita di Cirebon
Trotoar Merah-Putih Mulai Percantik Sejumlah Jalan Provinsi di Cirebon
Santika Cirebon–Kuningan Suguhkan Menu Baru dan Paket Work From Hotel
Pungutan Cetak Kartu BPJS di Galagamba, Puskesos: Ada Mekanisme Sanksi