RINGKASNEWS.ID - Seorang anak laki-laki bernama Afandi Akbar (10), warga Mandalangan, Kelurahan Kesepuhan, dilaporkan hanyut di Sungai Kriyan saat bermain bersama teman-temannya, Senin (4/5/2026) sore.
Peristiwa itu terjadi di sekitar Jembatan Kesunean. Saat itu, Afandi bersama tiga temannya tengah bermain air seperti biasa. Kondisi sungai awalnya masih terlihat aman dengan arus yang belum terlalu deras.
Namun situasi berubah cepat ketika hujan deras turun sekitar pukul 16.00 WIB. Debit air meningkat drastis dan arus sungai menjadi kuat hingga menyeret keempat anak tersebut. Tiga anak berhasil menyelamatkan diri, sementara Afandi terbawa arus.
“Saat hujan turun, air tiba-tiba besar dan arusnya kencang. Anak-anak itu langsung panik,” ujar seorang warga yang mengetahui kejadian tersebut.
Laporan kejadian itu langsung ditindaklanjuti. Tim gabungan turun ke lokasi dan melakukan pencarian dengan menyisir aliran Sungai Kriyan hingga malam hari. Namun, korban belum berhasil ditemukan.
Pencarian dilanjutkan pada Selasa pagi dengan memperluas area penyisiran di sejumlah titik yang dianggap rawan. Babinsa Kelurahan Kesepuhan, Serka Tuhardi mengatakan, upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal.
“Kami menyisir sepanjang aliran sungai dan titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban. Semoga bisa segera ditemukan,” kata Tuhardi di sela pencarian.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya TNI, Polri, Basarnas, BPBD Kota Cirebon, PMI, serta aparat kelurahan dan kecamatan setempat.
Petugas juga mengimbau warga untuk lebih waspada, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai ketika cuaca sedang tidak menentu.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung. Harapan keluarga dan warga sekitar, korban dapat segera ditemukan.
