Mediasi Warga Panjunan dan Pelindo Berujung Kesepakatan, Aksi Lanjutan Dibatalkan

Rabu, 7 Jan 2026 16:38
    Bagikan  
Mediasi Warga Panjunan dan Pelindo Berujung Kesepakatan, Aksi Lanjutan Dibatalkan
Ist

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar memberikan keterangan kepada awak media usai memimpin mediasi antara warga Panjunan, Pelindo, dan pengusaha di kawasan Pelabuhan Cirebon, Rabu (7/1/2026).

RINGKASNEWS.ID - Audiensi mediasi antara Forum RW Panjunan, pihak Pelindo, dan para pengusaha di kawasan Pelabuhan Cirebon berlangsung kondusif dan menghasilkan kesepakatan bersama. Hasil mediasi tersebut membuat rencana aksi lanjutan yang semula akan digelar warga dipastikan batal.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan, pertemuan yang berlangsung siang hari itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Dandim dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

“Alhamdulillah, mediasi berjalan dengan baik. Aspirasi masyarakat dapat disampaikan, dijembatani, dan dirumuskan dalam kesepakatan bersama,” ujar Eko, Rabu (7/1/2026).

Menurut dia, Pelindo dan pihak pengusaha merespons positif masukan dari warga. Proses dialog yang terbuka dinilai mampu meredakan ketegangan dan menghasilkan solusi yang dapat diterima semua pihak.

Dengan tercapainya kesepahaman tersebut, warga sepakat membatalkan rencana aksi lanjutan yang sebelumnya direncanakan berlangsung selama tiga hari.

“Karena sudah ada itikad baik dan kesepakatan, aksi lanjutan tidak jadi dilaksanakan. Sejumlah persoalan yang sempat menimbulkan salah paham juga sudah diluruskan,” kata Eko.

Kapolres menegaskan, seluruh pihak memiliki kepentingan yang sama dalam menjaga situasi tetap kondusif. Stabilitas keamanan dinilai penting agar aktivitas ekonomi di Kota Cirebon dapat terus berjalan.

“Kita ingin Cirebon tetap aman dan kondusif, sehingga roda ekonomi dan pembangunan bisa terus bergerak,” ungkapnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

KAI dan DJKA Tinjau Lintas Cirebon untuk Persiapan Angkutan Lebaran
Komisi IX DPR Perkenalkan Program Makan Bergizi Gratis di Gianyar
Pemkot Cirebon Pastikan Simpanan Nasabah BPR Aman di Bawah Penjaminan LPS
KAI Daop 3 Cirebon Buka Kantor Layanan Aset Terpadu di Pegadenbaru
Perumda BPR Bank Cirebon Ditutup, OJK Cabut Izin Usaha
DPRD Kota Cirebon Dorong Pelestarian Tokoh Sejarah Masuk Dokumen Pembangunan
Radio Ekraf 2026 Diluncurkan, Kemenekraf Fokus Benahi Ekosistem Penyiaran Daerah
Muh Haris Sebut MBG Tak Hanya Soal Gizi, tetapi Juga Penggerak Ekonomi Daerah
DJP dan Bareskrim Polri Perbarui Kerja Sama Penegakan Hukum Pajak
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Digelar di Desa Kertajaya, Cianjur
Banjir Belum Surut, Polres Cirebon Kota Salurkan Bantuan untuk Warga Villa Intan Klayan
BPBD Catat 234 Kejadian Bencana di Kabupaten Cirebon Sepanjang 2025
Sophi Zulfia: Hasil Rakornas Harus Diterapkan dalam Kebijakan Daerah
Kasus Dugaan Penggelapan PPN Rp583 Miliar, Tiga Perusahaan Baja di Tangerang Diperiksa DJP
AKSA Cafe Resmi Dibuka di Kota Cirebon, Usung Konsep Semi Open Space
Tiket Mudik Lebaran 2026 Masih Banyak, Ini Data Penjualan KAI Daop 3 Cirebon
Sambut Ramadhan, Hotel Santika Premiere Linggarjati Tawarkan Iftar Nusantara–Timur Tengah
Pipa Utama PDAM Kota Cirebon Jebol, Perbaikan Ditargetkan Dua Hari
Pengurus SMSI Kota Cirebon 2026–2029 Dilantik, Tegaskan Komitmen Media Siber Profesional
Perda Pajak Kota Cirebon Dievaluasi Pemerintah Pusat, DPRD Soroti Dampaknya bagi UMKM