RINGKASNEWS.ID - Audiensi mediasi antara Forum RW Panjunan, pihak Pelindo, dan para pengusaha di kawasan Pelabuhan Cirebon berlangsung kondusif dan menghasilkan kesepakatan bersama. Hasil mediasi tersebut membuat rencana aksi lanjutan yang semula akan digelar warga dipastikan batal.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan, pertemuan yang berlangsung siang hari itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Dandim dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).
“Alhamdulillah, mediasi berjalan dengan baik. Aspirasi masyarakat dapat disampaikan, dijembatani, dan dirumuskan dalam kesepakatan bersama,” ujar Eko, Rabu (7/1/2026).
Menurut dia, Pelindo dan pihak pengusaha merespons positif masukan dari warga. Proses dialog yang terbuka dinilai mampu meredakan ketegangan dan menghasilkan solusi yang dapat diterima semua pihak.
Dengan tercapainya kesepahaman tersebut, warga sepakat membatalkan rencana aksi lanjutan yang sebelumnya direncanakan berlangsung selama tiga hari.
“Karena sudah ada itikad baik dan kesepakatan, aksi lanjutan tidak jadi dilaksanakan. Sejumlah persoalan yang sempat menimbulkan salah paham juga sudah diluruskan,” kata Eko.
Kapolres menegaskan, seluruh pihak memiliki kepentingan yang sama dalam menjaga situasi tetap kondusif. Stabilitas keamanan dinilai penting agar aktivitas ekonomi di Kota Cirebon dapat terus berjalan.
“Kita ingin Cirebon tetap aman dan kondusif, sehingga roda ekonomi dan pembangunan bisa terus bergerak,” ungkapnya.
