Komisi IX Pastikan Program Makan Bergizi Tepat Sasaran di Cianjur

Rabu, 18 Feb 2026 15:08
    Bagikan  
Komisi IX Pastikan Program Makan Bergizi Tepat Sasaran di Cianjur
Ist

Kolaborasi DPR dan Badan Gizi Nasional Percepat Penanganan Stunting di Cianjur.

RINGKASNEWS.ID - Komisi IX DPR RI memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan tepat sasaran di Kabupaten Cianjur. Program ini menjadi bagian dari langkah pemerintah menekan angka stunting dan memperbaiki kualitas gizi masyarakat.

Kegiatan pemaparan program tersebut digelar di Yayasan Nurul Falah, Pesawahan, Kecamatan Takokak, Sabtu (14/2), dan dihadiri ratusan warga. Dalam pertemuan itu, masyarakat mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme pelaksanaan serta manfaat program bagi anak dan keluarga.

Anggota Komisi IX DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfah, mengatakan program ini dirancang untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi seimbang sejak dini.

“Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu langkah dalam rangka mengurangi bahkan menghilangkan stunting agar generasi kita di masa depan menjadi generasi emas unggul, tangguh, cerdas, dan sehat. Karena itu, kebutuhan gizinya harus dipenuhi dengan baik,” ujar Neng Eem.

Ia menjelaskan, Komisi IX bermitra dengan Badan Gizi Nasional dalam mengawal pelaksanaan program di lapangan. Pengawasan dilakukan agar distribusi makanan bergizi benar-benar diterima oleh kelompok sasaran.

Selain berdampak pada kesehatan, program ini juga dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal. Kebutuhan bahan pangan untuk dapur pelayanan gizi akan melibatkan pelaku usaha di sekitar lokasi.

“Usaha mikro, kecil, dan menengah dapat menyuplai sayuran, telur, ikan, maupun buah-buahan. Ini membuka ruang perputaran ekonomi di wilayah tersebut,” kata dia.

Menurut Neng Eem, kualitas gizi menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Program ini pun sejalan dengan target Indonesia 2045 untuk melahirkan generasi sehat dan berdaya saing.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026