Warga Indramayu Kini Bisa Konsultasi Masalah Keuangan Lewat TAKON OJK

Sabtu, 21 Feb 2026 15:07
    Bagikan  
Warga Indramayu Kini Bisa Konsultasi Masalah Keuangan Lewat TAKON OJK
Dok.OJK

OJK Cirebon memaparkan program TAKON OJK dalam kegiatan edukasi dan pelindungan konsumen di Kabupaten Indramayu.

RINGKASNEWS.ID - Warga Kabupaten Indramayu kini memiliki akses lebih mudah untuk berkonsultasi seputar persoalan keuangan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Kantor OJK Cirebon menghadirkan program TAKON OJK (Tanya dan Konsultasi Keuangan kepada OJK) yang menyasar masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu.

Program ini memungkinkan masyarakat memperoleh edukasi, menyampaikan pengaduan, hingga meminta pendampingan terkait produk dan layanan sektor jasa keuangan. Layanan disediakan secara virtual maupun hybrid sehingga dapat diakses tanpa harus datang langsung ke kantor OJK.

Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib mengatakan, kehadiran TAKON OJK menjadi upaya mendekatkan layanan pelindungan konsumen ke daerah.

“Melalui TAKON OJK, masyarakat bisa bertanya dan berkonsultasi langsung mengenai produk keuangan yang digunakan. Kami ingin warga lebih memahami hak dan kewajibannya sebelum mengambil keputusan keuangan,” ujar Agus, dalam keterangannya, Sabtu (21/2).

Ia menambahkan, peningkatan literasi keuangan penting dilakukan di tengah maraknya investasi ilegal, pinjaman online ilegal, serta berbagai modus penipuan digital.

“Edukasi menjadi langkah pencegahan. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat tidak mudah tergiur tawaran yang merugikan,” katanya.

Selain konsultasi, masyarakat juga dapat menyampaikan pengaduan apabila menghadapi persoalan dengan pelaku usaha jasa keuangan. OJK memastikan proses pengaduan dapat diakses lebih cepat dan terjangkau.

Pemerintah Kabupaten Indramayu menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut.

Bupati Indramayi melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Aep Surahman berharap layanan ini dimanfaatkan secara optimal hingga tingkat kecamatan dan desa.

“Kami mendorong seluruh kecamatan untuk menyebarluaskan informasi ini. Harapannya, masyarakat mengetahui ke mana harus berkonsultasi ketika menghadapi masalah di sektor jasa keuangan,” ucap Aep.

Dengan aktivitas ekonomi masyarakat yang terus berkembang, OJK menilai penguatan literasi dan akses layanan menjadi kunci untuk mencegah kerugian akibat misinformasi maupun praktik keuangan ilegal.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Damkar Kota Cirebon Evakuasi Ular Sanca 4 Meter dari Plafon Rumah di Jalan Suratno
Libur Idul Adha, Perjalanan Kereta dari Cirebon Diprediksi Ramai
KIR Gratis di Kota Cirebon, Pengguna Jasa Mengaku Masih Diminta Bayar
SMSI Kota Cirebon dan Polres Ciko Diskusikan Peran Media dan Kondisi Kamtibmas
Warga NU Panguragan Gelar Aksi Tolak Dugaan Penjualan Tanah Gedung MWC
Konflik Ahmad Bahar dan Hercules Berlanjut ke Ranah Hukum
Muatan Ayam Berserakan di Jalan Pramuka Kota Cirebon, Lalu Lintas Sempat Terganggu
Bobotoh dan KNPI Apresiasi Polisi Kawal Perayaan Juara Persib di Kota  Cirebon
Satu Penumpang Tewas dalam Kecelakaan Bus dan Truk di Tol Cipali Cirebon
UGJ Cirebon Cetak 704 Lulusan Baru, Siap Bersaing di Dunia Kerja dan Era Digital
Santika Premiere Linggarjati Buka Lapangan Pickleball untuk Tamu dan Umum
7Dunia Rilis Single “Seandainya Engkau Tahu”, Tembus Ratusan Ribu Views di YouTube
Program Weight Loss Challenge di KAI Daop 3 Cirebon Berlangsung Delapan Minggu
Antisipasi Peredaran Narkoba, Lapas Narkotika Cirebon Pasang Jammer Sinyal
Herman Khaeron Sebut APBN 2027 Jadi Alat Lindungi Rakyat
Cirebon Power Salurkan 58 Hewan Kurban dan Buka Pelatihan Kerja untuk Warga
Perlintasan Liar di Patokbeusi Subang Ditutup KAI Daop 3 Cirebon
Dapur SPPG Kalijaga Kota Cirebon Tuai Kritik soal Kebersihan dan IPAL
HUT ke-80 Kodam III/Siliwangi, Prajurit TNI Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kesenden
Rumah Warga di Dukuh Semar Terbakar Usai Hujan Deras Guyur Kota Cirebon