Dapur SPPG Kalijaga Kota Cirebon Tuai Kritik soal Kebersihan dan IPAL

Rabu, 20 May 2026 07:35
    Bagikan  
Dapur SPPG Kalijaga Kota Cirebon Tuai Kritik soal Kebersihan dan IPAL
Ist

Dapur SPPG di RW 11, Kalijaga Kota Cirebon menuai kritik terkait kebersihan dan fasilitas IPAL.

RINGKASNEWS.ID - Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di RW 11 Kalijaga Permai, Kota Cirebon, menuai kritik terkait kondisi kebersihan dan fasilitas pendukung operasionalnya.

Perhatian itu muncul setelah adanya penilaian bahwa sejumlah aspek penting di dapur SPPG perlu dibenahi agar sesuai standar yang ditetapkan pemerintah pusat.

Ketua AMX Cirebon Raya, M. Hayat mengatakan, fasilitas dapur program pemenuhan gizi harus dijalankan secara profesional karena berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat.

Menurut dia, kebersihan ruangan, sistem sanitasi, sirkulasi udara, hingga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menjadi hal mendasar yang wajib dipenuhi.

“Kalau ada yang belum sesuai standar nasional, sebaiknya operasional dihentikan sementara sampai semuanya dibenahi,” kata Hayat saat ditemui, Selasa (19/5/2026).

Selain fasilitas pendukung, ia juga menyoroti proses pengolahan makanan dan kebersihan alat makan yang digunakan di dapur SPPG.

Hayat menilai keberadaan IPAL sangat penting agar limbah hasil aktivitas dapur tidak berdampak pada lingkungan sekitar permukiman warga.

"Kami meminta pengelola dapur segera melakukan pembenahan dan melengkapi seluruh regulasi maupun perizinan yang dibutuhkan," tegas Hayat.

Menurutnya, standar operasional dapur tidak bisa dianggap sepele karena program tersebut ditujukan untuk pelayanan gizi masyarakat.

“Kita ingin dapur SPPG ini benar-benar berjalan sehat, aman, dan sesuai aturan sehingga manfaat program bisa dirasakan dengan baik,” tandasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Hari Jadi Cirebon ke-599 Hadirkan Agenda Budaya, UMKM, hingga Porsenitas XIII
Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon
DJP Rilis PP 20 Tahun 2026, Ini Perubahan untuk Pajak UMKM
Ada Diskon Tiket Kereta di Songlist Festival Cirebon, Ini Syaratnya
Akusospol Ingatkan Pejabat Publik Tak Berlindung di Balik Urusan Pribadi
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Heritage Week 2026 untuk Angkat Budaya Lokal
Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Curanmor dan Penadahan Antarprovinsi
Kota Cirebon Sabet Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri
Kodim 0614/Kota Cirebon Perkenalkan Kompi Produksi ke Mahasiswa Pertanian UGJ
Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik
SMSI Kota Cirebon dan BI Bahas Peran Media dalam Informasi Ekonomi
Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan
DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran
Petani Sulit Pupuk, Nelayan Mengeluh Hasil Tangkapan Menurun, Jadi Sorotan Warga NU Cirebon
Nelayan Se-Pantura Ancam Demo Besar ke Jakarta, Tuntut Harga Solar Rp13.000
Kalapas Narkotika Cirebon Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Handphone Ilegal dan Narkoba
Kodim Kota Cirebon Temukan Remaja Pesta Miras dan Amankan Empat Motor saat Patroli
Satreskrim Polres Cirebon Kota Ringkus Tiga Pengamen Pelaku Curanmor
Unggah Video Asusila Sesama Jenis di X, Caleg Gagal di Kota Cirebon Ditangkap Polisi