Lucy Kurniasari: Tak Boleh Ada Anak Indonesia Kekurangan Gizi

Rabu, 18 Feb 2026 16:57
    Bagikan  
Lucy Kurniasari: Tak Boleh Ada Anak Indonesia Kekurangan Gizi
Ist

Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari, menegaskan pentingnya pemenuhan gizi anak dalam kegiatan di Lakarsantri, Surabaya, Senin (16/2).

RINGKASNEWS.ID - Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari menegaskan pentingnya memastikan tidak ada lagi anak Indonesia yang mengalami kekurangan gizi. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri kegiatan bersama masyarakat di Lakarsantri, Surabaya, Senin (16/2).

Menurut Lucy, pemenuhan gizi menjadi fondasi utama dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Karena itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai sebagai langkah strategis untuk mendorong pemerataan asupan gizi, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.

“Program ini adalah niat baik negara untuk meningkatkan kualitas gizi anak bangsa. Kita ingin memastikan tidak ada lagi anak Indonesia yang kekurangan gizi,” ujar Lucy.

Ia menjelaskan, persoalan gizi kronis masih menjadi tantangan di berbagai daerah. Kondisi tersebut kerap dipicu oleh kurangnya asupan nutrisi yang memadai, termasuk pada masa kehamilan.

“Infeksi berulang pada ibu hamil yang tidak disadari bisa berdampak pada kesehatan anak yang dilahirkan. Karena itu, pencegahan harus dimulai sejak dini melalui pemenuhan gizi yang cukup,” katanya.

Program MBG menyasar peserta didik dari jenjang TK hingga SMA, termasuk santri dan siswa sekolah luar biasa. Selain itu, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita juga menjadi kelompok prioritas penerima manfaat.

Lucy turut mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Surabaya dalam menangani persoalan gizi yang dinilai sudah berjalan baik. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, sekolah, dan masyarakat terus diperkuat agar pelaksanaan program berjalan optimal.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan penganggaran, DPR RI akan terus mengawal pelaksanaan program agar tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Dengan kerja sama semua pihak, kita optimistis kualitas gizi masyarakat akan meningkat dan melahirkan generasi Indonesia yang lebih unggul,” tuturnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Penumpang Kereta Wajib Tahu, Ini Batas Bagasi yang Berlaku di Daop 3 Cirebon
Ini Daftar U-Turn yang Ditutup di Kota Cirebon Jelang Arus Mudik Lebaran
Santika Indonesia Area Cirebon dan Kuningan Siapkan Paket Halal Bihalal, Apa Saja Pilihannya?
Akses Truk Proyek Perumahan Ditutup, CEO Trusmi Group Tempuh Jalur Hukum
Jelang Mudik Lebaran, Satlantas Polres Cirebon Kota Petakan Titik Rawan Macet di Jalur Pantura
MIN 2 Cirebon Bangun Tradisi Mengaji Bersama Orang Tua dan Siswa
BPD Gintungranjeng Minta Klarifikasi Penggunaan Dana Desa 2022–2025, Kuwu Belum Merespons
Rencana IGD 24 Jam di Puskesmas Kota Cirebon Dapat Sorotan DPRD
Jelang Lebaran, BI Cirebon Siapkan Rp3,89 Triliun untuk Penukaran Uang dan 14.900 Paket bagi Masyarakat
Mobil Terbakar di Rest Area KM 130 Tol Cipali Saat Pengemudi Beribadah
DPRD Kabupaten Cirebon Minta Pajak Sektor Hiburan Dioptimalkan untuk Dongkrak PAD
Pemerintah Pulangkan Warga Cirebon Korban Perdagangan Orang di China
SMSI Kota Cirebon Peringati HUT ke-9 dengan Berbagi Sembako dan Buka Puasa Bersama
Festival Ramadan Ramai Pengunjung, Wali Kota Cirebon Minta Lalu Lintas Ditata
Pembangkit Tetap Andal Sepanjang 2025, Cirebon Power Aktif Jalankan Program CSR
Simulasi Kendaraan Mogok di Rel, KAI Daop 3 Cirebon Edukasi Petugas dan Pengguna Jalan
Indosat Tingkatkan Kapasitas Jaringan di Jalur Mudik dan Titik Strategis
Musrenbangdes Gintungranjeng Bahas Prioritas Pembangunan Desa 2026
Evaluasi PAD, DPRD Kabupaten Cirebon Minta Bapenda Maksimalkan Potensi Pajak Daerah
DPRD Kabupaten Cirebon Sampaikan Pokir 2027, Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga