DPR Minta Pengawasan Ketat Program MBG di Cibitung

Selasa, 17 Feb 2026 19:03
    Bagikan  
DPR Minta Pengawasan Ketat Program MBG di Cibitung
Ist

Anggota Komisi IX DPR RI, Obon Tabroni Tekankan Perbaikan Pelaksanaan MBG di Cibitung, Bekasi.

RINGKASNEWS.ID - Anggota Komisi IX DPR RI, Obon Tabroni, meminta pengawasan ketat terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar kualitas makanan dan distribusinya benar-benar terjaga.

Hal itu disampaikan Obon saat bertemu warga di Perum Villa Mutiara, Desa Wanajaya, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Minggu (15/2/2026).

Menurut dia, evaluasi perlu terus dilakukan menyusul sejumlah kendala yang sempat muncul pada tahap awal program.

“Kami tidak menutup mata, di awal memang ada persoalan, termasuk dugaan keracunan makanan. Salah satu penyebabnya karena proses memasak terlalu cepat sebelum didistribusikan,” ujar Obon.

Ia menegaskan, pemerintah melalui Badan Gizi Nasional telah melakukan perbaikan dalam tata kelola pelaksanaan MBG. Pengawasan kini diperketat, mulai dari proses pengolahan bahan makanan hingga pendistribusian ke penerima manfaat.

Di sisi lain, Obon menyebut program tersebut mulai menunjukkan dampak positif, terutama dalam perubahan kebiasaan makan anak-anak.

“Perubahan pola makan sudah mulai terlihat. Anak-anak sekarang lebih terbiasa makan sayur karena setiap hari mendapatkan menu bergizi,” katanya.

Obon menekankan pentingnya pemenuhan gizi pada masa seribu hari pertama kehidupan atau periode emas pertumbuhan anak.

Menurut dia, asupan nutrisi yang baik pada fase tersebut berpengaruh besar terhadap perkembangan otak dan kemampuan anak di masa depan.

“Kalau sejak kecil gizinya tercukupi, perkembangan otaknya bisa optimal. Ke depan persaingan semakin terbuka dan ketat, sehingga kualitas sumber daya manusia harus disiapkan sejak dini,” ucapnya.

Ia menambahkan, pembangunan sumber daya manusia sama pentingnya dengan pembangunan infrastruktur. Pada era pemerintahan Prabowo Subianto, kata dia, penguatan gizi dan pendidikan menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi yang sehat dan berdaya saing.

Obon pun mengajak masyarakat, khususnya orangtua, ikut mengawasi pelaksanaan program di lingkungan masing-masing.

“Kalau ada kekurangan, sampaikan. Program ini investasi masa depan, jadi harus kita jaga bersama,” tuturnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Antisipasi Peredaran Narkoba, Lapas Narkotika Cirebon Pasang Jammer Sinyal
Herman Khaeron Sebut APBN 2027 Jadi Alat Lindungi Rakyat
Cirebon Power Salurkan 58 Hewan Kurban dan Buka Pelatihan Kerja untuk Warga
Perlintasan Liar di Patokbeusi Subang Ditutup KAI Daop 3 Cirebon
HUT ke-80 Kodam III/Siliwangi, Prajurit TNI Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kesenden
Rumah Warga di Dukuh Semar Terbakar Usai Hujan Deras Guyur Kota Cirebon
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Promo Libur Panjang dan Kuliner Khas Daerah
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dorong Semangat Belajar Lewat Penyaluran PIP
422 Atlet Kabupaten Cirebon Jalani Tes Fisik Jelang PORPROV Jabar 2026
Kuwu Luwung Kencana Bantah Isu Korupsi Dana Desa, Sebut Sudah Diperiksa Inspektorat
23 Ruas Jalan di Kabupaten Cirebon Mulai Diperbaiki, Pemkab Percepat Lelang Proyek 2026
KAI Daop 3 Cirebon Siapkan 21 Ribu Tiket Selama Libur Panjang
Anggota DPRD Kota Cirebon Minta Wali Kota Duduk Bersama Bahas Masalah Sosial
Aksi Curanmor di Area RSPAD Kota Cirebon Digagalkan Warga dan Polisi
Satlantas Polres Cirebon Kota Evaluasi Sejumlah Jalan Rawan Laka dan Macet
Wajah Depan Stasiun Cirebon Ditata Ulang, Area Parkir Dibuat Lebih Estetis
Seorang Pria di Cirebon Ditemukan Tergantung di Kamar Mandi Rumahnya
Warga Kota Cirebon Keluhkan Catat Meter PGN Hanya Dilakukan Tiga Bulan Sekali
Modus Tukar Kartu ATM, Sindikat Lintas Daerah Gasak Uang Nasabah di Cirebon
Warga Tumpah Ruah Saksikan Kirab Mahkota Binokasih di Kota Cirebon