Komisi IX Dorong Pelaksanaan MBG Tepat Sasaran di Mojokerto

Senin, 16 Feb 2026 15:18
    Bagikan  
Komisi IX Dorong Pelaksanaan MBG Tepat Sasaran di Mojokerto
Ist

Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan ke Warga Desa Plososari, Mojokerto.

RINGKASNEWS.ID - Komisi IX DPR RI mendorong pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan tepat sasaran di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Hal itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Balai Desa Plososari, Jumat (13/2).

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, M. Yahya Zaini, yang diwakili Tenaga Ahli DPR RI M. Sam’ani Kurniawan, menegaskan pentingnya pengawasan dan evaluasi berkelanjutan terhadap program tersebut. Menurut dia, Komisi IX memiliki tanggung jawab memastikan program prioritas pemerintah berjalan efektif dan memberi dampak nyata.

“Program ini harus tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan,” ujar Sam’ani.

Ia menjelaskan, MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dijalankan melalui Badan Gizi Nasional sebagai mitra kerja Komisi IX DPR RI.

Menurut dia, pemenuhan gizi yang baik menjadi langkah penting dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Apalagi, Indonesia saat ini tengah berada dalam momentum bonus demografi yang perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

“Bonus demografi tidak akan berdampak maksimal tanpa kualitas manusia yang baik. Salah satu kuncinya adalah perbaikan gizi,” katanya.

Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan memahami tujuan dan mekanisme Program Makan Bergizi Gratis, sekaligus ikut mengawal pelaksanaannya di tingkat desa. Warga Desa Plososari pun tampak antusias mengikuti kegiatan hingga selesai.

Komisi IX memastikan akan terus melakukan pengawasan agar program tersebut berjalan sesuai target dan berkelanjutan.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026
Kini Ada Shuttle dari Stasiun Cirebon ke Kuningan, Tarifnya Rp50 Ribu
Kios Bakso di Kota Cirebon Terbakar Saat Ganti Tabung Gas, Satu Karyawan Terluka
Wakil Ketua DPRD Minta Kader PMII Tak Apatis terhadap Persoalan Bangsa
Bukan Sekadar Reuni, Ikasmanda '93 Konsisten Gelar Donor Darah Selama 7 Tahun
Topeng Cirebon Bukan Sekadar Seni Pertunjukan, Simpan Nilai Filosofis dan Spiritual