Gizi Seimbang dan Ekonomi Lokal Jadi Fokus Program MBG di Bejaten

Selasa, 17 Feb 2026 14:16
    Bagikan  
Gizi Seimbang dan Ekonomi Lokal Jadi Fokus Program MBG di Bejaten
Ist

Sosialisasi MBG di Bejaten Tekankan Gizi Seimbang dan Penguatan Ekonomi Desa.

RINGKASNEWS.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Bejaten, Kabupaten Semarang, menitikberatkan pada upaya peningkatan gizi seimbang sekaligus penguatan ekonomi lokal.

Program ini dinilai tidak hanya menyasar aspek kesehatan masyarakat, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi desa melalui pelibatan pelaku usaha pangan setempat.

Anggota Komisi IX DPR RI, H. Muh Haris mengatakan, MBG dirancang sebagai langkah strategis untuk memastikan masyarakat memperoleh akses makanan bergizi sesuai standar nasional.

“Program ini bertujuan meningkatkan asupan gizi sekaligus membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan seimbang. Kita ingin masyarakat memahami bahwa gizi yang baik menjadi fondasi kesehatan,” ujar Muh Haris.

Ia menjelaskan, pendekatan gizi seimbang yang diterapkan mengacu pada pedoman nasional, termasuk konsep “Isi Piringku” yang menekankan proporsi karbohidrat, protein, sayur, dan buah secara tepat.

Selain itu, masyarakat juga didorong menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta aktif bergerak.

Menurut Muh Haris, MBG juga dirancang memberi dampak ekonomi dengan melibatkan petani, nelayan, dan pelaku UMKM pangan lokal dalam rantai pasok.

“Ketika bahan pangan dipasok dari desa sendiri, maka ada nilai ekonomi yang berputar di masyarakat. Ini bukan hanya soal makan bergizi, tapi juga pemberdayaan,” katanya.

Program tersebut dijalankan bersama mitra kerja pemerintah, termasuk Badan Gizi Nasional, guna memastikan standar mutu dan kebutuhan gizi terpenuhi.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar program berjalan efektif dan manfaatnya berkelanjutan.

Dengan fokus pada gizi seimbang dan ekonomi lokal, MBG diharapkan mampu memperkuat kualitas kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga Desa Bejaten.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026
Kini Ada Shuttle dari Stasiun Cirebon ke Kuningan, Tarifnya Rp50 Ribu
Kios Bakso di Kota Cirebon Terbakar Saat Ganti Tabung Gas, Satu Karyawan Terluka
Wakil Ketua DPRD Minta Kader PMII Tak Apatis terhadap Persoalan Bangsa
Bukan Sekadar Reuni, Ikasmanda '93 Konsisten Gelar Donor Darah Selama 7 Tahun
Topeng Cirebon Bukan Sekadar Seni Pertunjukan, Simpan Nilai Filosofis dan Spiritual