Uya Kuya: MBG Strategi Pemerintah Bangun SDM Unggul Menuju 2045

Senin, 16 Feb 2026 13:15
    Bagikan  
Uya Kuya: MBG Strategi Pemerintah Bangun SDM Unggul Menuju 2045
Ist

Anggota Komisi IX DPR RI Surya Utama (Uya Kuya) bersama warga usai sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Serbaguna Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Jumat (13/2).

RINGKASNEWS.ID - Pemerintah menempatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai strategi utama dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045 yang bertepatan dengan 100 tahun kemerdekaan RI.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI, Surya Utama yang akrab disapa Uya Kuya saat sosialisasi program MBG di Gedung Serbaguna Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Jumat (13/2). 

Menurut Uya Kuya, MBG dirancang sebagai langkah konkret pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia, khususnya usia sekolah, mendapatkan asupan gizi seimbang setiap hari.

“MBG adalah strategi pemerintah untuk membangun SDM yang sehat dan berkualitas agar Indonesia mampu bersaing dan mencapai target Indonesia Emas 2045,” kata Uya.

Ia menjelaskan, pemenuhan gizi sejak dini berperan penting dalam mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta ketahanan tubuh anak.

"Dengan gizi yang baik, anak-anak diharapkan tumbuh sehat, memiliki kemampuan belajar yang optimal, dan siap menghadapi tantangan masa depan," ucapnya.

Uya menambahkan, program MBG tidak hanya menyasar kelompok tertentu, tetapi dirancang agar menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan.

Pemerataan pelaksanaan di Jakarta dinilai penting mengingat posisinya sebagai wilayah strategis dan pusat aktivitas nasional.

“Program ini bukan sekadar bantuan makanan, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan MBG yang berkelanjutan dan tepat sasaran, pemerintah menargetkan lahirnya generasi Indonesia yang unggul, sehat, dan berdaya saing global saat memasuki satu abad kemerdekaan pada 2045.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi
Kapolres Cirebon Kota Bertemu Danlanal, Bahas Koordinasi Pengamanan Wilayah
Ribuan Pelari Ramaikan Port Night Run 2026 di Pelabuhan Cirebon
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal