Komisi IX Pastikan Program Pangan Bergizi Berjalan di Sidoarjo Sesuai Standar

Rabu, 18 Feb 2026 20:03
    Bagikan  
Komisi IX Pastikan Program Pangan Bergizi Berjalan di Sidoarjo Sesuai Standar
Ist

Anggota Komisi IX DPR RI Indah Kurniawati menegaskan pentingnya pengawasan agar program pangan bergizi di Sidoarjo berjalan sesuai standar dan tepat sasaran, Jumat (13/2/2026).

RINGKASNEWS.ID - Komisi IX DPR RI memastikan pelaksanaan program pangan bergizi di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, berjalan sesuai standar mutu dan tepat sasaran bagi penerima manfaat.

Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurniawati, mengatakan pengawasan menjadi kunci agar program tersebut tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberi dampak bagi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil.

“Program ini harus terlaksana dengan baik dan memenuhi standar gizi. Kami di Komisi IX menjalankan fungsi pengawasan agar kualitas makanan yang diberikan benar-benar layak dan sesuai ketentuan,” ujar Indah saat kegiatan bersama mitra kerja di Waru, Sidoarjo, Jumat (13/2/2026).

Ia menjelaskan, program pangan bergizi merupakan bagian dari agenda pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Pelaksanaannya dikoordinasikan oleh Badan Gizi Nasional, yang bertugas memastikan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan.

Menurut Indah, keberhasilan program tersebut tidak hanya berdampak pada penurunan angka stunting, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian daerah. Kebutuhan bahan pangan seperti sayuran, telur, ikan, dan susu dapat mendorong aktivitas petani, peternak, hingga pelaku distribusi.

“Kalau dikelola dengan baik, dampaknya berantai. Selain meningkatkan kualitas kesehatan, juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, Jawa Timur memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, pelaksanaan program yang tepat sasaran diyakini dapat memperkuat efek pengganda bagi ekonomi daerah.

Indah menegaskan, pengawasan yang dilakukan DPR bukan untuk mencari kekurangan, melainkan memastikan seluruh proses berjalan transparan dan akuntabel.

“Kami ingin memastikan makanan yang diberikan benar-benar dikonsumsi oleh penerima manfaat dan memenuhi standar gizi. Itu yang paling utama,” tegasnya.

Komisi IX pun mendorong kolaborasi seluruh pihak agar program pangan bergizi tersebut dapat berjalan konsisten dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Sidoarjo.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026