RINGKASNEWS.ID - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 3 Cirebon menggandeng Karang Taruna Kelurahan Kesenden dan komunitas pecinta kereta untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keselamatan di perlintasan rel.
Kegiatan tersebut digelar di perlintasan sebidang JPL 200, Kota Cirebon, pada Senin (16/2/2026).
Dalam kegiatan itu, para relawan membentangkan spanduk dan poster berisi imbauan keselamatan. Mereka juga menyampaikan pesan secara langsung kepada pengendara agar berhenti sejenak, melihat kanan dan kiri, serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintasi rel.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin mengatakan, edukasi ini merupakan langkah pencegahan untuk menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang yang masih kerap terjadi.
“Keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya bergantung pada sarana dan prasarana, tetapi juga kedisiplinan pengguna jalan. Kami mengajak masyarakat untuk selalu mendahulukan perjalanan kereta api demi keselamatan bersama,” ujar Muhibbuddin.
Ia menjelaskan, aturan mengenai kewajiban mendahulukan kereta api telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
"Dengan kecepatan tinggi serta jarak pengereman yang panjang, kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak sehingga pengendara wajib meningkatkan kewaspadaan," ucapnya.
Tak hanya fokus pada perlintasan, KAI Daop 3 Cirebon juga menggencarkan kampanye pencegahan pelecehan seksual di area Stasiun Cirebon dan di dalam rangkaian KA Cakrabuana relasi Cirebon–Gambir. Edukasi ini dilakukan bersama IRPS Korwil Cirebon pada Selasa (17/2/2026).
Petugas memberikan imbauan kepada penumpang agar berani melapor jika mengalami atau menyaksikan tindakan yang mengarah pada pelecehan. Informasi mengenai saluran pelaporan resmi juga disampaikan secara langsung kepada pengguna jasa.
Muhibbuddin mengapresiasi keterlibatan Karang Taruna Kelurahan Kesenden dalam kegiatan tersebut.
“Partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas dan menciptakan lingkungan transportasi yang aman serta nyaman,” katanya.
