Edukasi Gizi Digencarkan di Pupuan, Tekankan Bahaya Makanan Ultra-Proses

Minggu, 22 Feb 2026 10:15
    Bagikan  
Edukasi Gizi Digencarkan di Pupuan, Tekankan Bahaya Makanan Ultra-Proses
Ist

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menyampaikan materi secara daring dalam kegiatan edukasi gizi yang digelar BGN di Desa Kebon Padangan, Tabanan, Bali.

RINGKASNEWS.ID - Edukasi soal pentingnya asupan gizi kembali disampaikan kepada masyarakat Desa Kebon Padangan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali, Selasa (17/2).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menyasar peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Adapun kegiatan itu digelar oleh Badan Gizi Nasional bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris. Sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat turut hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya yang disampaikan secara daring, Charles menekankan bahwa persoalan gizi tidak bisa hanya diselesaikan melalui regulasi.

Ia menyebut edukasi menjadi kunci agar masyarakat memahami pentingnya pola makan sehat sejak dini.

“BGN harus menjadi motor edukasi gizi nasional dan benteng pertama dalam melindungi generasi muda dari serbuan makanan ultra-proses,” ujar Charles.

Ia mengingatkan, meningkatnya kasus penyakit tidak menular seperti kanker, stroke, hingga gagal ginjal tidak lepas dari kebiasaan konsumsi gula, garam, dan lemak secara berlebihan.

"Karena itu, peran keluarga dinilai sangat penting dalam membentuk kebiasaan makan anak," tuturnya.

Charles mengajak orang tua untuk merujuk pada pedoman pola makan sehat yang dikeluarkan World Health Organization (WHO) agar anak-anak mendapatkan asupan gizi seimbang.

Menurut dia, DPR RI berkomitmen mengawal kebijakan gizi agar tidak berhenti pada tataran aturan, tetapi benar-benar memberi dampak nyata di lapangan.

Penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia disebut sebagai fondasi utama keberlanjutan program.

“Langkah kecil hari ini akan menentukan masa depan bangsa. Kita ingin anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan siap bersaing,” katanya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah pusat dan daerah diharapkan semakin solid dalam memperluas akses pemenuhan gizi masyarakat, sekaligus mendorong terwujudnya generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026