Apa yang Harus Dilakukan Saat Banjir Mengancam? Ini Imbauan BPBD Kabupaten Cirebon

Kamis, 20 Nov 2025 09:37
    Bagikan  
Apa yang Harus Dilakukan Saat Banjir Mengancam? Ini Imbauan BPBD Kabupaten Cirebon
Ist

Petugas BPBD Kabupaten Cirebon membantu proses evakuasi warga saat banjir melanda wilayah setempat.

RINGKASNEWS.ID - Memasuki musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon mengingatkan warga untuk memahami langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi potensi banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Ikin Asikin, mengatakan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci untuk menekan risiko bencana.

“Masyarakat perlu memahami apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah banjir. Upaya sederhana bisa menyelamatkan nyawa,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).

Sebelum Banjir Terjadi

BPBD meminta warga menyiapkan sejumlah langkah pencegahan, antara lain:

• Menguras dan menutup tempat berkembang biak nyamuk untuk mencegah DBD.

• Membuat sumur resapan guna menahan limpasan air hujan.

• Menyiapkan karung pasir sebagai penghambat air.

• Meninggikan rumah atau membuat tanggul sederhana di wilayah rawan.

• Membersihkan selokan dan sungai dari sampah.

• Mengamankan peralatan elektronik dari risiko terendam.

• Menyediakan cadangan air bersih serta perlengkapan seperti jas hujan dan payung.

Menurut Ikin, langkah-langkah tersebut dapat mengurangi dampak saat hujan lebat tiba. “Pencegahan adalah langkah paling murah dan paling mudah,” katanya.

Saat Banjir Mengancam

Jika air mulai naik, warga diminta tetap tenang dan memprioritaskan keselamatan. BPBD menyarankan:

• Mematikan seluruh peralatan listrik.

• Memindahkan barang berharga ke tempat lebih tinggi.

• Menampung air bersih sebelum suplai terganggu.

• Memeriksa kemungkinan kebocoran rumah.

• Memastikan sumur resapan tetap berfungsi.

• Mengikuti instruksi petugas di lapangan.

“Petugas sudah bekerja sesuai prosedur. Ikuti arahan demi keselamatan bersama,” ucap Ikin.

Setelah Air Surut

BPBD mengingatkan bahwa risiko kesehatan pascabanjir masih dapat muncul, seperti leptospirosis dan diare. Warga diminta:

• Menghilangkan sarang nyamuk.

• Menggunakan kaporit jika sumur terkontaminasi.

• Mengonsumsi air kemasan atau merebus air hingga mendidih.

• Memeriksa instalasi listrik dan gas.

• Menggunakan sepatu karet dan sarung tangan saat membersihkan rumah.

• Memantau gejala penyakit setelah banjir.

Layanan Darurat 24 Jam

BPBD juga meminta warga tidak ragu menghubungi layanan darurat 112 jika membutuhkan bantuan cepat. “Layanan ini tersedia 24 jam untuk membantu masyarakat,” tandas Ikin.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Warga Tumpah Ruah Saksikan Kirab Mahkota Binokasih di Kota Cirebon
Sempat Dikira Istirahat, Pria di Trotoar Tuparev Ternyata Sudah Meninggal
Dandim 0614/Kota Cirebon Dibuat Kaget Sesaat Setelah Pulang Dinas, Ternyata Ini Penyebabnya
Kota Cirebon Jadi Tuan Rumah Milangkala Tatar Sunda, 27 Daerah di Jabar Ikut Kirab Budaya
Usai Baca Ikrar Bersama, Petugas Lapas Narkotika Cirebon Langsung Geledah Kamar Hunian
Warga Desa Bulak Pertanyakan Dana Kompensasi Pemasangan Tiang Internet
Korean Food Festival di Hotel Santika Premiere Linggarjati Sajikan Menu Khas Korea Sepuasnya
Polisi Larang Nobar Persib dan Persija di Kota Cirebon, Ternyata Ini Pemicunya
Reses DPR RI, Kardaya Pastikan Ketersediaan Beras di Indramayu–Cirebon Aman
Peringati Hari Buruh, Ketua DPRD Cirebon Siap Kawal Aspirasi Pekerja
Setelah Dua Hari Pencarian, Bocah Hanyut di Kriyan Ditemukan di Pesisir Kesunean
Wakil Kepala Daerah Kerap Tersisih, Ahli Hukum Soroti Celah Aturan
Pansus I DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Produk Hukum Daerah
Mayat Pria Ditemukan di Selokan Mundu, Warga Sempat Cium Bau Menyengat
Bocah di Cirebon Hanyut di Sungai Kriyan Saat Bermain, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Resmi Jabat Sekda Kota Cirebon, Iing Daiman Bidik Penguatan Sistem dan SDM
Rumah Warga Banyak Ambruk, DPRD Soroti Lambannya Respons Pemkot Cirebon
PMK 28/2026 Terbit, Pengembalian Pajak Kini Lebih Cepat
KAI Daop 3 Cirebon Catat 35 Ribu Penumpang Selama Libur Panjang Mei
KAI Cirebon Isi Hari Buruh dengan Santunan, Penghijauan, dan Edukasi