KAI Daop 3 Cirebon: Jalur Bumiayu Kembali Normal Usai Anjlok

Selasa, 7 Apr 2026 12:29
    Bagikan  
KAI Daop 3 Cirebon: Jalur Bumiayu Kembali Normal Usai Anjlok
Dok.Daop 3

Petugas KAI melakukan perbaikan jalur usai anjloknya KA Bangunkarta di Stasiun Bumiayu, Brebes, Senin (6/4).

RINGKASNEWS.ID - Jalur kereta api di Stasiun Bumiayu, Brebes yang sempat terganggu akibat anjloknya KA Bangunkarta, kini sudah kembali dapat dilalui. Perbaikan dilakukan setelah petugas bekerja intensif sejak insiden terjadi pada Senin (6/4).

PT Kereta Api Indonesia Daop 3 Cirebon memastikan jalur telah dibuka kembali pada Selasa (7/4) pukul 04.08 WIB, setelah proses evakuasi rangkaian kereta dan perbaikan rel dinyatakan selesai.

Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin mengatakan, penanganan dilakukan secara maraton dengan melibatkan tim teknis dan manajemen di lapangan.

“Selama kurang lebih 11 jam, kami melakukan evakuasi rangkaian, perbaikan jalur, serta rekayasa pola operasi untuk meminimalkan dampak terhadap pelanggan,” ujar Muhibbuddin, Selasa (7/4).

Meski jalur sudah bisa dilalui, perjalanan kereta untuk sementara masih berjalan dengan kecepatan terbatas. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi rel benar-benar aman pasca-perbaikan.

“Untuk saat ini kecepatan dibatasi sekitar 20 kilometer per jam, dan akan ditingkatkan secara bertahap setelah evaluasi teknis,” kata dia.

Insiden tersebut berdampak pada operasional kereta di wilayah Daop 3 Cirebon. Tercatat sebanyak tujuh perjalanan kereta dibatalkan, sementara 27 perjalanan lainnya dialihkan melalui jalur memutar via Semarang.

Selain itu, KAI juga mencatat sebanyak 273 tiket dibatalkan selama periode 6 hingga 7 April 2026. Bagi pelanggan yang terdampak, perusahaan memberikan pengembalian dana secara penuh.

“Refund dapat diajukan di stasiun hingga tujuh hari setelah jadwal keberangkatan. Kami juga memberikan kompensasi berupa service recovery bagi pelanggan yang mengalami keterlambatan signifikan,” ucap Muhibbuddin.

Ia mengakui, dalam penanganan gangguan tersebut masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki, terutama terkait layanan kepada pelanggan di tengah situasi darurat.

“Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan, baik saat perjalanan terganggu maupun ketika menunggu kepastian jadwal dan proses refund. Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami,” tuturnya.

Ke depan, KAI Daop 3 Cirebon memastikan akan terus memperkuat sistem penanganan gangguan agar respons di lapangan semakin cepat dan layanan kepada pelanggan tetap terjaga.

“Keselamatan dan pelayanan pelanggan adalah prioritas utama kami. Setiap kejadian menjadi evaluasi untuk meningkatkan keandalan layanan ke depan,” tutup Muhibbuddin.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026