Kuwu Luwung Kencana Bantah Isu Korupsi Dana Desa, Sebut Sudah Diperiksa Inspektorat

Sabtu, 16 May 2026 06:28
    Bagikan  
Kuwu Luwung Kencana Bantah Isu Korupsi Dana Desa, Sebut Sudah Diperiksa Inspektorat
Ringkas Media

Kuwu Luwung Kencana, Mustofa Bantah Dugaan Korupsi Dana Desa tahun 2022 -2024.

RINGKASNEWS.ID - Kuwu Desa Luwung Kencana, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Mustofa, memberikan klarifikasi terkait kabar dugaan korupsi anggaran desa yang ramai beredar di media sosial.

Mustofa menegaskan, seluruh program desa sejak 2022 hingga 2025 telah dilaksanakan sesuai perencanaan. Menurut dia, penggunaan anggaran desa juga sudah melalui monitoring dan pemeriksaan dari pihak terkait.

“Semua program sudah dilaksanakan dan sudah dimonev oleh pihak kecamatan maupun diperiksa Inspektorat,” kata Mustofa, Jumat (15/5/2026).

Ia mengatakan, hasil pemeriksaan tidak menemukan persoalan besar dalam pengelolaan anggaran desa. Jika ada temuan administrasi, kata dia, hal itu sudah ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

“Kalaupun ada temuan kecil, itu bisa dikembalikan. Alhamdulillah tidak ada temuan yang besar,” ujarnya.

Mustofa menilai, pembangunan yang terus berjalan di Desa Luwung Kencana menjadi bukti bahwa roda pemerintahan desa tetap berjalan normal.

Ia mengatakan, pemerintah desa terus berupaya menjalankan program pembangunan demi kemajuan desa dan kepentingan masyarakat.

“Dari tahun 2022 sampai 2026 kami terus berupaya membangun desa agar lebih maju,” katanya.

Terkait laporan dugaan korupsi yang kini ditangani Unit Tipidkor Satreskrim Polresta Cirebon, Mustofa memastikan pihak desa bersikap kooperatif.

Menurut dia, aparat kepolisian bersama Inspektorat juga telah melakukan pengecekan langsung ke lapangan.

“Desa ikut mendampingi saat pengecekan fisik. Alhamdulillah semuanya sudah dilaksanakan dan tidak ada penemuan apa pun,” ucapnya.

Ia juga meminta masyarakat tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya di media sosial.

“Saya berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi berita hoaks. Mari sama-sama menjaga desa tetap kondusif dan terus maju,” tuturnya.

Sebelumnya, informasi terkait dugaan korupsi anggaran desa di Desa Luwung Kencana sempat beredar di media sosial. Informasi itu menyebut adanya laporan dugaan penyalahgunaan anggaran APBDes tahun 2022 hingga 2024 dengan nilai dugaan kerugian negara sekitar Rp800 juta.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Hari Jadi Cirebon ke-599 Hadirkan Agenda Budaya, UMKM, hingga Porsenitas XIII
Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon
DJP Rilis PP 20 Tahun 2026, Ini Perubahan untuk Pajak UMKM
Ada Diskon Tiket Kereta di Songlist Festival Cirebon, Ini Syaratnya
Akusospol Ingatkan Pejabat Publik Tak Berlindung di Balik Urusan Pribadi
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Heritage Week 2026 untuk Angkat Budaya Lokal
Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Curanmor dan Penadahan Antarprovinsi
Kota Cirebon Sabet Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri
Kodim 0614/Kota Cirebon Perkenalkan Kompi Produksi ke Mahasiswa Pertanian UGJ
Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik
SMSI Kota Cirebon dan BI Bahas Peran Media dalam Informasi Ekonomi
Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan
DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran
Petani Sulit Pupuk, Nelayan Mengeluh Hasil Tangkapan Menurun, Jadi Sorotan Warga NU Cirebon
Nelayan Se-Pantura Ancam Demo Besar ke Jakarta, Tuntut Harga Solar Rp13.000
Kalapas Narkotika Cirebon Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Handphone Ilegal dan Narkoba
Kodim Kota Cirebon Temukan Remaja Pesta Miras dan Amankan Empat Motor saat Patroli
Satreskrim Polres Cirebon Kota Ringkus Tiga Pengamen Pelaku Curanmor
Unggah Video Asusila Sesama Jenis di X, Caleg Gagal di Kota Cirebon Ditangkap Polisi