Kereta Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Perjalanan KA Dialihkan dan Dibatalkan

Senin, 6 Apr 2026 18:39
    Bagikan  
Kereta Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Perjalanan KA Dialihkan dan Dibatalkan
Ist

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Tiga Gerbong Dievakuasi, Senin (6/4).

RINGKASNEWS.ID - Kereta Api Bangunkarta (161) relasi Jombang–Pasarsenen anjlok di emplasemen Stasiun Bumiayu, Jawa Tengah, Senin (6/4/2026) sekitar pukul 14.15 WIB. Insiden ini mengganggu perjalanan kereta api di jalur selatan.

Akibat anjloknya rangkaian kereta di KM 312+1, jalur hulu dan hilir di lokasi belum bisa dilalui. Sejumlah perjalanan kereta pun mengalami keterlambatan.

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan seluruh penumpang dan awak kereta dalam kondisi selamat.

“Tidak ada korban dalam kejadian ini. Namun, dampaknya sejumlah perjalanan kereta mengalami keterlambatan,” ujar Muhibbuddin, Senin.

Ia menambahkan, saat ini petugas masih melakukan evakuasi terhadap tiga gerbong yang anjlok. Perbaikan jalur juga dilakukan agar bisa segera dilalui kembali.

Untuk mengurangi dampak gangguan, KAI melakukan sejumlah langkah. Di antaranya mengalihkan rute perjalanan kereta melalui jalur utara, serta membatalkan beberapa perjalanan yang melintasi jalur terdampak.

Sejumlah kereta yang dibatalkan antara lain KA Sawunggalih, KA Taksaka, KA Purwojaya, dan KA Bogowonto.

Sementara itu, beberapa kereta lainnya dialihkan dengan memutar melalui Semarang, sebelum kembali ke jalur tujuan seperti Solo dan Yogyakarta.

Bagi penumpang dengan tujuan Purwokerto dan sekitarnya, KAI menyediakan layanan pengalihan menggunakan bus dari Stasiun Cirebon dan Cirebon Prujakan.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini penanganan terus dilakukan agar jalur bisa segera normal kembali,” kata Muhibbuddin.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026