DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Infrastruktur Jalan dalam Pembahasan LKPJ

Selasa, 7 Apr 2026 10:11
    Bagikan  
DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Infrastruktur Jalan dalam Pembahasan LKPJ
Ist

Pembahasan LKPJ di DPRD Kabupaten Cirebon, dewan menekankan pembangunan jalan harus berdampak nyata bagi masyarakat.

RINGKASNEWS.ID - DPRD Kabupaten Cirebon menyoroti arah pembangunan infrastruktur jalan yang dinilai belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sorotan itu muncul dalam rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Senin (6/4/2026).

Dalam forum tersebut, dewan meminta agar setiap program pembangunan benar-benar berorientasi pada manfaat nyata.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Raden Hasan Basori mengatakan, pembangunan jalan tidak cukup dinilai dari panjang ruas yang dikerjakan. Menurut dia, yang lebih penting adalah seberapa besar dampaknya dirasakan warga.

“Pembangunan itu harus jelas outcome-nya. Jangan hanya berapa kilometer jalan yang dibangun, tapi berapa banyak masyarakat yang terbantu dan merasakan manfaatnya,” kata Hasan.

Ia juga menekankan pentingnya data yang lebih rinci dalam laporan pemerintah daerah. Mulai dari titik lokasi pekerjaan, jenis penanganan, hingga dampak langsung terhadap aktivitas warga.

Dalam paparan LKPJ, anggaran infrastruktur yang dikelola DPUTR pada 2025 tercatat sebesar Rp163 miliar dengan realisasi sekitar Rp160 miliar.

Namun, DPRD menilai angka tersebut belum cukup untuk menjawab persoalan jalan yang masih banyak dikeluhkan masyarakat di berbagai wilayah.

Karena itu, DPRD mendorong adanya peningkatan anggaran pada 2026 menjadi sekitar Rp240 miliar, khususnya untuk pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan.

“Semangatnya harus tuntas, sesuai tema ‘Teteg lan Tutug’. Artinya, pembangunan tidak hanya dikerjakan, tapi benar-benar diselesaikan dan dirasakan hasilnya,” ujar Hasan.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Anton Maulana menambahkan, persoalan infrastruktur jalan dan banjir masih menjadi pekerjaan rumah yang belum selesai.

Ia meminta adanya percepatan sekaligus peningkatan kualitas dalam setiap proyek pembangunan.

“Jangan hanya mengejar kuantitas. Kualitas juga harus dijaga supaya jalan yang dibangun tidak cepat rusak dan benar-benar menyelesaikan masalah,” kata Anton.

Sementara itu, Sekretaris DPUTR Kabupaten Cirebon, Tommy Hendrawan, menyampaikan apresiasi atas masukan dari DPRD. Ia menyebut evaluasi tersebut menjadi bahan penting untuk memperbaiki kinerja ke depan.

Menurut dia, sejumlah ruas jalan telah ditangani sepanjang 2025, di antaranya Sindanglaut–Pabuaran dan Waled–Gebang Ilir. Meski begitu, ia mengakui masih banyak ruas lain yang belum tersentuh dan akan dilanjutkan secara bertahap pada 2026.

“Sebagian sudah kami kerjakan, dan sisanya akan kami lanjutkan tahun ini sesuai prioritas,” kata Tommy.

Melalui pembahasan LKPJ ini, DPRD berharap arah kebijakan pembangunan ke depan bisa lebih tepat sasaran, terutama dalam menjawab persoalan infrastruktur yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Berulang Kali Ditertibkan, Parkir Liar di Kota Cirebon Masih Saja Membandel
Bukan Sekadar Tradisi, Halalbihalal Urang Sumedang di Cirebon Jadi Penguat Kebersamaan
Harga BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Beban Masyarakat Kembali Bertambah
Warga Masih Kerap Beraktivitas di Rel, KAI Ingatkan Soal Keselamatan
Warga Suranenggala Cirebon Digegerkan Penemuan Mayat Pria di Tepi Laut
Tak Ada Ampun, Pelanggaran HP dan Narkoba di Lapas Cirebon Diancam Sanksi Pidana
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Terseret Kasus Tambang Nikel
Triwulan I 2026, Penumpang Kereta di Cirebon Tembus 1 Juta
Isu Anak Terjatuh dari Lantai 3 di Mal Cirebon Dibantah Polisi
OJK Longgarkan Aturan SLIK untuk Percepat Program 3 Juta Rumah
Kejari Kota Cirebon Tetapkan Tiga Pimpinan BPR sebagai Tersangka
KAI Daop 3 Cirebon: Jangan Mudah Percaya Info Rekrutmen di Media Sosial
Jembatan Rel Kuno Dibongkar, DPRD Kota Cirebon Soroti Prosedur dan Nilai Sejarah
Transisi Energi Dinilai Belum Adil, Warga di Tiga Daerah Soroti Minimnya Keterlibatan
Banyak WP Terdaftar di Luar Daerah, DJP dan Pemkab Indramayu Cari Jalan Keluar
Dibubarkan Warga, Dua Pelajar di Cirebon Terjatuh Saat Kabur, Polisi: Bukan Tawuran
Resmob Polres Cirebon Kota Bekuk Penculik Anak di Toko Milik Pelaku
Sempat Hilang Dua Hari, Bocah Perempuan di Kota Cirebon Ditemukan dengan Luka di Kaki
KAI Daop 3 Cirebon: Jalur Bumiayu Kembali Normal Usai Anjlok
DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Infrastruktur Jalan dalam Pembahasan LKPJ
RINGKAS RADIO NET