DPRD Kabupaten Cirebon: Hari Jadi ke-544 Jadi Momen Refleksi Pembangunan Daerah

Jumat, 3 Apr 2026 07:28
    Bagikan  
DPRD Kabupaten Cirebon: Hari Jadi ke-544 Jadi Momen Refleksi Pembangunan Daerah
Ist

Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-544, DPRD Kabupaten Cirebon Tekankan Komitmen Bersama.

RINGKASNEWS.ID - DPRD Kabupaten Cirebon menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon di ruang Abhimata Paripurna, Kamis (2/4/2026).

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, menegaskan bahwa peringatan hari jadi tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat komitmen dalam pembangunan daerah.

“Hari jadi ini harus dimanfaatkan sebagai momentum refleksi untuk saling memperkuat komitmen dalam mendukung pembangunan,” ucap Sophi.

Ia menyampaikan, perjalanan pembangunan Kabupaten Cirebon masih dihadapkan pada sejumlah tantangan, mulai dari infrastruktur, pengelolaan sampah, hingga sektor kesehatan yang perlu terus mendapat perhatian.

Karena itu, Sophi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat agar berbagai persoalan dapat ditangani secara berkelanjutan.

"Dalam peringatan Hari Jadi ke-544 ini, Kabupaten Cirebon mengusung tema “Teteg lan Tutug” yang mencerminkan tekad kuat dalam menuntaskan pembangunan secara menyeluruh," ujarnya.

Menurut Sophi, tema tersebut relevan dengan kondisi saat ini, di mana daerah dituntut tetap tangguh dan responsif di tengah dinamika global, termasuk potensi inflasi energi yang berdampak pada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

“Tema ini menjadi semangat agar Kabupaten Cirebon tetap konsisten dan kuat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan,” katanya.

Sebagai lembaga legislatif, DPRD Kabupaten Cirebon, lanjut Sophi, berkomitmen menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara profesional serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Setiap kebijakan harus dilandasi integritas, tanggung jawab, dan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Imron, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian Hari Jadi ke-544 yang mencapai puncaknya melalui rapat paripurna istimewa.

“Paripurna ini merupakan puncak dari seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon,” kata Imron.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan momentum ini sebagai titik refleksi untuk memperkuat semangat kerja dan tanggung jawab sesuai dengan peran masing-masing.

Menurut Imron, hari jadi merupakan tonggak sejarah yang menjadi pijakan dalam mendorong kemajuan daerah, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pembangunan nasional.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan nilai-nilai sejarah sebagai inspirasi dalam membangun daerah.

“Sesuai pesan Sunan Gunung Jati, anggayuha sira maring kaluhuran, yang berarti berusahalah untuk mencapai kemuliaan hidup,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menilai Kabupaten Cirebon memiliki potensi besar di sektor budaya yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata sekaligus penggerak ekonomi.

“Cirebon memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang bisa menjadi kekuatan utama dalam pembangunan daerah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penguatan sektor pariwisata berbasis budaya dan ekologi menjadi salah satu arah pembangunan ke depan, termasuk peningkatan infrastruktur yang mendukung aksesibilitas destinasi wisata.

Namun demikian, pembangunan tersebut tetap perlu memperhatikan nilai estetika agar mampu memperkuat karakter daerah.

Di sisi lain, Dedi juga menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan yang terintegrasi dengan sektor industri dan pariwisata.

“Keunggulan Cirebon ada pada warisan sejarah dan budayanya. Tinggal bagaimana membangun kesadaran bersama dan integrasi lintas sektor untuk mendorong kemajuan daerah,” pungkasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi