Sempat Hilang Dua Hari, Bocah Perempuan di Kota Cirebon Ditemukan dengan Luka di Kaki

Rabu, 8 Apr 2026 12:08
    Bagikan  
Sempat Hilang Dua Hari, Bocah Perempuan di Kota Cirebon Ditemukan dengan Luka di Kaki
Ist

Babinsa Kelurahan Kesepuhan mendampingi korban saat pemeriksaan di ruang Unit PPA Polres Cirebon Kota.

RINGKASNEWS.ID - Seorang bocah perempuan di Kota Cirebon yang sempat dilaporkan hilang selama dua hari akhirnya ditemukan. Korban berinisial K.A.(10) kini dalam pendampingan aparat dan tenaga medis setelah diduga mengalami kekerasan saat berada bersama orang tak dikenal.

K.A. diketahui hilang sejak Senin (6/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, ia terakhir terlihat di sekitar jembatan Kesunean Kelurahan Kesepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk.

Sejumlah warga menyebut, sebelum dinyatakan hilang, korban sempat terlihat dibonceng sepeda motor oleh seseorang yang tidak dikenal. Orang tersebut diduga mengajak korban dengan iming-iming uang.

Setelah dua hari pencarian oleh keluarga dan warga, K.A. akhirnya ditemukan pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Ia diantar oleh seseorang menggunakan sepeda motor dan diturunkan di sekitar lokasi awal ia dilaporkan hilang, yakni dekat jembatan Kesunean.

Korban kemudian langsung dibawa ke Puskesmas Kesunean untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan adanya luka pada bagian pergelangan kaki.

“Secara umum kondisi korban sadar, namun ada bekas luka di bagian kaki yang mengarah pada dugaan kekerasan,” ujar salah satu petugas yang menangani pemeriksaan.

Dari keterangan awal, korban mengaku sempat dibawa ke wilayah Mundu. Ia juga menyebut kedua kakinya sempat diikat selama berada di sana.

Babinsa Kelurahan Kesepuhan, Serka Tuhardi, yang turut mendampingi proses penanganan mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat terkait untuk memastikan korban mendapat perlindungan.

“Kami bersama pihak terkait akan terus mengawal proses ini, termasuk pendampingan terhadap korban dan keluarga,” kata Tuhardi.

Setelah pemeriksaan medis, korban selanjutnya dibawa ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Cirebon Kota untuk pemeriksaan lanjutan.

Polisi masih mendalami kasus ini guna mengungkap pelaku serta memastikan kronologi kejadian secara utuh.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026