Hari Jadi ke-544, DPRD Kabupaten Cirebon Resmikan Salam Khas “Kulanun–Mangga”

Kamis, 2 Apr 2026 16:19
    Bagikan  
Hari Jadi ke-544, DPRD Kabupaten Cirebon Resmikan Salam Khas “Kulanun–Mangga”
Ringkas Media

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Cirebon dalam rangka Hari Jadi ke-544, sekaligus pengenalan salam khas “Kulanun–Mangga”, Kamis (2/4/2026).

RINGKASNEWS.ID - DPRD Kabupaten Cirebon memperkenalkan salam khas daerah “Kulanun–Mangga” dalam Rapat Paripurna Istimewa memperingati Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon yang digelar di ruang Abhimata DPRD, Kamis (2/4/2026).

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia mengatakan, kehadiran salam tersebut menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya Kabupaten Cirebon memiliki sapaan khas yang bisa digunakan secara luas.

“Yang berbeda di Hari Jadi ke-544 ini adalah kita memiliki salam khas, yaitu ‘Kulanun’ yang dijawab ‘Mangga’. Sebelumnya belum ada,” ungkap Sophi.

Menurut dia, keberadaan salam ini diharapkan dapat menjadi identitas budaya yang mudah dikenali, sekaligus memperkuat karakter daerah di tengah keberagaman budaya di Indonesia.

Sophi menjelaskan, penggunaan salam “Kulanun–Mangga” tidak hanya terbatas dalam forum resmi, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Ke depan, salam ini bisa digunakan dalam berbagai kegiatan, termasuk di pelayanan publik maupun tempat usaha,” kata Sophi.

Ia mencontohkan, penerapan salam tersebut dapat dimulai dari sektor sederhana seperti penyambutan di restoran atau tempat layanan.

“Misalnya, pengunjung datang disambut dengan ‘Kulanun’ lalu dijawab ‘Mangga’. Itu bisa menjadi kebiasaan baru yang mencerminkan keramahan khas Cirebon,” ucapnya.

Melalui pengenalan salam khas ini, DPRD Kabupaten Cirebon berharap masyarakat semakin dekat dengan nilai-nilai budaya lokal, sekaligus menghadirkan ciri khas yang membedakan Cirebon dengan daerah lain.

Dalam peringatan Hari Jadi ke-544 ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon mengusung tema “Teteg lan Tutug”, yang memiliki makna tekad kuat untuk menuntaskan pembangunan secara menyeluruh.

“Maknanya adalah semangat untuk menyelesaikan pembangunan dengan tekad yang kuat dan tuntas,” tutur Sophi.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Berulang Kali Ditertibkan, Parkir Liar di Kota Cirebon Masih Saja Membandel
Bukan Sekadar Tradisi, Halalbihalal Urang Sumedang di Cirebon Jadi Penguat Kebersamaan
Harga BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Beban Masyarakat Kembali Bertambah
Warga Masih Kerap Beraktivitas di Rel, KAI Ingatkan Soal Keselamatan
Warga Suranenggala Cirebon Digegerkan Penemuan Mayat Pria di Tepi Laut
Tak Ada Ampun, Pelanggaran HP dan Narkoba di Lapas Cirebon Diancam Sanksi Pidana
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Terseret Kasus Tambang Nikel
Triwulan I 2026, Penumpang Kereta di Cirebon Tembus 1 Juta
Isu Anak Terjatuh dari Lantai 3 di Mal Cirebon Dibantah Polisi
OJK Longgarkan Aturan SLIK untuk Percepat Program 3 Juta Rumah
Kejari Kota Cirebon Tetapkan Tiga Pimpinan BPR sebagai Tersangka
KAI Daop 3 Cirebon: Jangan Mudah Percaya Info Rekrutmen di Media Sosial
Jembatan Rel Kuno Dibongkar, DPRD Kota Cirebon Soroti Prosedur dan Nilai Sejarah
Transisi Energi Dinilai Belum Adil, Warga di Tiga Daerah Soroti Minimnya Keterlibatan
Banyak WP Terdaftar di Luar Daerah, DJP dan Pemkab Indramayu Cari Jalan Keluar
Dibubarkan Warga, Dua Pelajar di Cirebon Terjatuh Saat Kabur, Polisi: Bukan Tawuran
Resmob Polres Cirebon Kota Bekuk Penculik Anak di Toko Milik Pelaku
Sempat Hilang Dua Hari, Bocah Perempuan di Kota Cirebon Ditemukan dengan Luka di Kaki
KAI Daop 3 Cirebon: Jalur Bumiayu Kembali Normal Usai Anjlok
DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Infrastruktur Jalan dalam Pembahasan LKPJ
RINGKAS RADIO NET