Video Aksi Premanisme di Jalan Karanggetas Kota Cirebon Viral di Media Sosial

Sabtu, 18 Oct 2025 11:38
    Bagikan  
Video Aksi Premanisme di Jalan Karanggetas Kota Cirebon Viral di Media Sosial
Ist

Pemuda yang diduga terlibat dalam insiden di jalan Karanggetas dalam cuplikan video yang viral di media sosial.

RINGKASNEWS.ID - Sebuah video yang memperlihatkan aksi premanisme terhadap pengendara mobil di Jalan Karanggetas, Kota Cirebon, viral di media sosial.

Peristiwa itu disebut terjadi pada Jumat sore, (17/10) sekitar pukul 17.00, berawal dari arah persimpangan lampu merah BAT–Yos Sudarso.

Dalam rekaman suara yang diterima redaksi, korban menceritakan insiden bermula saat seorang pemuda berboncengan dengan seorang wanita menerobos lampu merah BAT. Saat diklakson oleh pengendara lain, pelaku justru mengacungkan jari tengah.

Korban yang menegur sikap tersebut malah mendapat perlakuan kasar. “Dia meludahi mobil saya lalu kabur,” ujar korban dalam rekaman tersebut.

Korban mengira kejadian telah selesai. Namun, sesampainya di kawasan Kali Sukalila, mobilnya dicegat oleh sejumlah orang yang diduga rekan pelaku. Aksi pengejaran berlanjut hingga depan Toserba Asia.

Dalam video yang beredar, tampak beberapa orang memukul spion dan menggebrak bodi mobil korban. Istri korban yang berada di dalam mobil sempat merekam kejadian sambil meminta pertolongan warga sekitar.

Seorang warga kemudian menyarankan korban masuk ke area parkir Toserba Asia untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

“Saya kesal karena di dalam mobil ada anak dan istri saya,” ungkap korban.

Korban menyebut telah melaporkan insiden ini ke pihak kepolisian. Namun, laporan tersebut sempat tak ditindaklanjuti karena dianggap kurang bukti.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah
KPK Tangkap Wali Kota Madiun dan Bupati Pati dalam OTT Sehari
Di Tengah Libur Tahun Baru, PLN Rampungkan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
KAI Daop 3 Cirebon Alihkan Rute Kereta Akibat Luapan Air di Pekalongan
Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp170 Miliar, DJP Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan
Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Terima Aspirasi HMI soal Banjir dan Kerusakan Hutan
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Bongkar Tiga Kasus Sabu, Barang Bukti Ratusan Paket
Pada 2025, Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon Tembus 4 Juta Orang
Setelah Bertahun-tahun, Masjid Baitulmughni Pasar Tegalgubug Diresmikan
KAI Daop 3 Cirebon Operasikan Rangkaian Baru KA Ranggajati
OTT Perdana 2026, KPK Tangkap Pegawai Pajak dan Wajib Pajak di Kanwil DJP Jakarta Utara
Gus Alex, Staf Khusus Eks Menag Yaqut, Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
Santika Indonesia Jadi Sponsor Satria Muda Bandung, Hadirkan Promo di Cirebon dan Kuningan
Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan KPK sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji
Jangan Iseng Lempar Kereta Api, KAI Daop 3 Cirebon Tegaskan Ada Konsekuensi Hukum
Oknum Mengaku TNI Hadang Jurnalis Saat Liputan SHU Tebu PG Rajawali II Cirebon
Mediasi Warga Panjunan dan Pelindo Berujung Kesepakatan, Aksi Lanjutan Dibatalkan