Penipuan Pemutihan Kredit Muncul, OJK Cirebon Ingatkan Warga Waspada

Minggu, 29 Jun 2025 16:19
    Bagikan  
Penipuan Pemutihan Kredit Muncul, OJK Cirebon Ingatkan Warga Waspada
Ist

Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, saat memberikan imbauan kepada masyarakat terkait maraknya penipuan berkedok penghapusan utang.

RINGKASNEWS.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penawaran jasa penghapusan utang atau pemutihan kredit yang mengatasnamakan OJK.

Imbauan ini disampaikan setelah OJK menerima laporan dari mitra strategis di wilayah Ciamis mengenai maraknya informasi palsu yang menyebutkan bahwa kredit bermasalah bisa dihapus dari Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK.

“Kami perlu tegaskan bahwa perbaikan kualitas kredit hanya bisa dilakukan apabila nasabah melunasi utangnya di lembaga jasa keuangan terkait. Tidak ada jalan pintas,” kata Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, dalam keterangan tertulis, Minggu (29/6/2025).

Agus menekankan, OJK tidak pernah menyediakan layanan penghapusan utang pribadi. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyerahkan data pribadi kepada pihak yang mengklaim bisa membersihkan catatan kredit di SLIK.

“Jika ada yang meminta data seperti KTP, KK, NPWP, nama ibu kandung, atau kode OTP dengan dalih pemutihan kredit dari OJK, itu adalah penipuan,” ujarnya.

Menurut Agus, informasi seperti ini perlu segera dikonfirmasi melalui kanal resmi, seperti Kontak OJK 157 atau langsung ke Kantor OJK Cirebon.

“Masyarakat perlu waspada. Jangan mudah percaya pada tawaran yang menjanjikan penghapusan utang. Verifikasi terlebih dahulu, dan lindungi data pribadi demi keamanan bersama,” tutupnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Mau Magang di KAI? Daop 3 Cirebon Kini Layani Pengajuan Lewat InternHub
Kapolres Ciko Baru Dapat Titipan PR dari DPRD, Berantas Narkoba hingga Kejahatan Jalanan
Perumda Pasar Cirebon Kejar Pendapatan Rp13 Miliar, Kontrak Parkir GTC Belum Diperpanjang
AKBP Bimantoro Kurniawan Resmi Gantikan AKBP Eko Iskandar sebagai Kapolres Cirebon Kota
Reyharp & Balawan Project Bawa Jazz Indonesia Bersinar di Panggung Dunia
Operasi Gabungan Kodim 0614 dan Polri, Titik Rawan Kriminal dan Balap Liar Jadi Sasaran
Hari Anak Nasional, 43 Anak Jajal Jadi General Manager Hotel Selama Sehari
Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong